• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Aliran BKB Bakal Dihias Ribuan Lampion

 09-05-2018 07:19 WIB    by Admin    Dilihat: 306 kali Pariwisata
SEMARANG- Dua agenda tahunan untuk memeriahkan HUT Kota Semarang, yakni Festival Banjir Kanal Barat (BKB) dan Semarang Introducing Market 2018, yang akan digelar pada Jumat-Minggu (11-13/5), dipastikan berbeda dan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan, jika tahun sebelumnya digelar di kawasan BKB, Basudewa, namun kali ini akan digelar di sisi utara, kawasan Semarang Indah. Pertimbangannya, kedalaman aliran sungai di sisi utara lebih representatif untuk lomba perahu hias.
“Kalau di lokasi sebelumnya itu terjadi pendangkalan. Tahun lalu saja perahu sampai didorong. Jadi tahun ini kita pindah di sisi utara, tepatnya setelah jembatan rel KA,” terang Masdiana, Selasa (8/5).
Masdiana menambahkan, yang berbeda dari tahun lalu selain lokasi adalah festval lampion. Tahun ini ribuan lampion tidak akan diterbangkan. Tapi akan diapungkan di permukaan BKB. “Karena berdasarkan pengalaman, menerbangkan ribuan lampion harus sesuai aturan, karena bisa membahayakan aktivitas penerbangan. Kalau berdasar aturan, baru bisa menerbangkan setelah pukul 23.00. Oleh karena itu kita ganti dengan pelepasan ribuan lampion di permukaan air BKB,” jelas Masdiana sembari menambahkan, akan ada sekitar 2 ribu lampion setiap malamnya.
Sedangkan untuk perahu hias, sampai saat ini sudah ada 36 peserta. Nantinya tidak hanya melombakan kreatifitas menghias perahu. Setelah penilaian selesai, perahu bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menyusuri BKB. “Kegiatan itu murni ide dari komunitas perahu hias. Jadi misal nanti ada retribusi atau apa, bukan dari kami. Bukan kewenangan kami, itu dari komunitasnya,” tegas Masdiana.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, Litani Satyawati, mengatakan, Semarang Introducing Market (SIM) akan digelar di sepanjang Semarang Indah. Pihaknya menyediakan 100 stan. “Kita sediakan gratis untuk pelaku UMKM Kota Semarang dengan produk berkualitas dan harga terjangkau. Dari 100 stan yang kita sediakan, sampai saat ini sudah ada 200 UMKM yang masuk,” katanya.
Stan UMKM akan digelar di sepanjang Jalan Madukoro (Semarang Indah). Pada hari Sabtu (12/5) stan digelar mulai pukul 10.00 – 24.00. Sedangkan hari Minggu pukul 06.00-14.00. “Kami ingin produk lokal lebih dikenal, agar UMKM Semarang naik kelas,” harapnya. Festival BKB 2018 juga akan dimeriahkan penyanyi dangdut kenamaan, Reza Lawangsewu.