• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Kunjungan ke Yayasan Emas Indonesia

 22-02-2016 08:23 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 872 kali Berita Kota
Kunjungi Tika, Wakil Walikota Perintahkan Dinas Terkait Ambil Langkah Wakil walikota Hevearita G. Rahayu ditengah aktivitasnya bersama masyarakat Minggu (21/2) menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah singgah yayasan emas indonesia di Jl. Unta Raya Semarang. Kunjungannya itu untuk menengok Tika, anak jalanan dibawah umur yang baru-baru ini melahirkan bayi dan sempat tinggal di area pasar bulu. Menurut ketua yayasan Ayub, Tika dan bayinya lari dari kontrakan karena tidak memiliki biaya dan bukan karena diterlantarkan oleh pemerintah. Ita sapaan akrab Wakil Walikota terpilih terlihat tidak canggung menggendong bayi yang masih merah mengatakan bahwa Pemkot Semarang mengambil langkah responsif dengan melibatkan dinas terkait untuk memecahkan persoalan ini. Langkah yang akan kami lakukan diantaranya merelokasi ke tempat yang lebih layak dan akan memberikan fasilitas yang dapat menunjang kehidupannya, tuturnya. Pihaknya juga akan memerintahkan agar Kepala Dinas Sosial Pemuda dan Olah raga Kota Semarang untuk segera mengambil langkah dengan melibatkan dinas terkait agar permasalahan baik dari aspek sosial maupun lainnya sehingga menjadi jelas. Demikian pula untuk satpol PP diminta melakukan kegiatan penertiban anak jalanan secara rutin berdasarkan pemetaan masalah yang jelas.agar tidak kembali kejalan. Menurutnya anak-anak jalanan yang ada di Semarang bukan Cuma anak asli Semarang tapi juga banyak yang datang dari Kota lain. Untuk itu hal ini dapat dijadikan PR bagi dinas terkait untuk mengurangi kedatangan anak-anak jalanan tersebut. Ia juga berpedapat pembekalan terhadap anak-anak jalanan juga penting  agar selepas dari yayasan mereka memiliki bekal baik pendidikan, ketrampilan untuk menunjang kehidupannya kelak yang lebih baik dan lebih mandiri. Selain itu Pemkot Semarang juga harus meminimalisir adanya anak-anak jalanan agar tidak ada tika-tika yang lain, pungkasnya. Hari Senin dinas terkait akan menyelenggarakan rapat koordinasi pembahasan tentang pernikahan dan akte yang berkaitan dengan kasus Tika tersebut.