• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemkot Dorong Pelajar Tak Apatis Soal Politik

 24-02-2016 16:54 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 388 kali Berita Kota
Pemkot Semarang semakin giat dalam meningkatkan pendidikan politik pada masyarakat, terutama bagi pemilih pemula yang rata-rata masih duduk dibangku SMU/ SMK. Dibuktikan dengan menyelenggarakan kegiatan pendidkan politik bagi pelajar dan mahasiswa tahap pertama tahun 2016 di Gedung Juang, Rabu (24/2). Adapun yang menjadi peserta adalah siswa-siswi dari SMA, SMK dan Madrasah Aliyah se-Kota Semarang berjumlah 130 orang. Sekretaris Kesbangpol Djati Prijono mengungkapkan bahwa tujuan dari acara ini adalah menumbuhkembangkan pemahaman warga masyarakat akan arti pentingnya berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi di negara kita tercinta Indonesia dan lebih khusus di Kota Semarang ini. Dalam acara hari ini panitia menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Ketua KPU Kota Semarang, Herny Wardono, S.Pd , DR. Teguh Yuwono dari Universitas Diponegoro. “Meningkatkan partisipasi aktif warga masyarakat dalam hal ini pelajar dan mahasiswa yang merupakan generasi muda anak anak bangsa dalam kehidupan berdemokrasi di lingkungan masing masing, mulai dari sekala paling kecil,” ujarnya. Sementara, Wakil Walikota, Ir. Hj. Hevearita Gunaryati dalam sambutannya saat membuka acara ini menyampaikan apresiasi kepada adik-adik peserta yang telah menunjukkan semangat dan kontribusi luar biasa di dalam mengawal, mendukung dan mensukseskan jalannya Pilkada, 9 Desember lalu dengan menggunakan hak pilih. Alhamdulillah tidak ada konflik dan Kota Semarang tetap kondusif, artinya, pelajar di kota Semarang sudah melek politik, dan kegiatan pendidikan politik semacam ini telah menunjukkan manfaat positif dan berhasil menentukan pemimpin Kota Semarang dengan hati nurani. “Pendidikan politik ini penting bagi para siswa selaku pemula untuk memahami tentang politik, mengingat selama ini opini yang berkembang di masyarakat politik itu kotor, politik itu negatif. Oleh karenanya, adik-adik sebagai bibit generasi muda yang akan mengisi dunia politik dan pos kepemimpinan di berbagai bidang perlu didorong agar tidak lagi apatis dan apriori terhadap persoalan politik,” pesan Wakil Walikota. Diakhir  Wakil Walikota juga mengajak seluruh pelajar sebagai generasi masa depan bangsa terus menjaga kerukunan, kebersamaan, dan persatuan. Dipesankannya, untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu provokatif yang tidak bertanggung jawab baik yang melalui selebaran maupun media sosial.