• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Permkot Semarang Berkomitmen Mencapai Target Akses Universal 2019

 04-03-2016 14:49 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 724 kali Berita Kota
Wakil Walikota Semarang Hevearita G. Rahayu  berkomitmen akan mengawal dan mensuport pencapaian target akses universal 2019 sampai dengan tercapai, ketika membuka lokakarya komitmen dan strategi Kota Semarang mengenai pencapaian target akses universal 2019, yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (POKJA AMPL) Kota Senarang bekerjasama dengan IUWASH di Gedung Lokakrida, Jumat (4/3). “Wujud komitmen iti tidak hanya support full time SKPD semata namun juga komitmen peningkatan pendanaan terkait cakupan air bersih, sanitasi sehat dan penanganan kawasan kumuh sebesar 2% per tahun” urai Ita panggilan sapaannya. Apalagi sanitasi ini merupakan program nasional dan target RPJMN yaitu pencapaian Universal Access pada Tahun 2019 melalui Gerakan 100-0-100 (100% akses air minum, 0% penanganan kawasan kumuh dan 100% akses sanitasi layak), tuturnya. Namun komitmen ini tidak mungkin berjalan sendiri tanpa kerjasama dari seluruh pihak. Yang bisa dimulai dari membuat time table/ jadwal untuk menentukan apa, kapan dan penanggungjawab yang jelas untuk setiap program kegiatan yang akan dilakukan per tahun mulai tahun 2016, 2017, 2018 hingga tercapai 100% di tahun 2019. Yang seterusnya menjadi pedoman sebagai gambaran agar kita selalu terpacu melakukan gerakan 100-0-100. “Jadi mari bersama kawal program pencapaian universal acess ini bersama dalam musrenbang hingga RPJMD. Kalau ada hambatan kendala, sampaikan kepada Pak Wali dan saya agar bisa teratasi dan sesuai target tercapai di tahun 2019”. Adapun upaya yang telah dilakukan Pemkot Semarang dalam mendukung dan mensukseskan program sanitasi ini diantaranya membentuk Pokja AMPL dengan surat keputusan Walikota Semarang Nomor 050/153/2015 tanggal 12 Februari 2015, bekerja sama dengan Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene (IUWASH) dengan menyelenggerakan program-program/ kegiatan dalam rangka mencapai target Universal Access rahun 2019 terhadap air minum dan sanitasi. Selain itu juga melakukan review Dokumen Strategi Sanitasi Kota Semarang pada tahun 2015, dimana dokumen tersebut merupakan dokumen perencanaan pembangunan sektor sanitasi jangka menengah yang meliputi permasalahan dan strategi penanganan untuk aspek teknis sanitasi (sub sektor air limbah, persampahan, drainase) dan non teknis (kebijakan daerah dan kelembagaan, keuangan, komunikasi, pemberdayaan masyarakat gender dan kemiskinan). Dalam dokumen SSK tersebut, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk pendanaan sanitasi mencapai 2% pertahun dari belanja langsung ABPD Kota Semarang. Adapun narasumber dalam lokarya tersebut Kepala Bappeda Kota Semarang Ir. Bambang Haryono, dan IUWASH oleh Prof Ir. Puwoko Mudi, Msc dan dimoderatori oleh Kabid Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Infrastruktur Bappeda Kota Semarang M. Farchan.