• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemkot Semarang jagokan Kelurahan Gedawang dalam “Lomba Pelaksana Gotong Royong Tingkat Provinsi Jawa Tengah”

 08-03-2016 16:11 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 383 kali Berita Kota
Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik, yang merupakan juara lomba pelaksana terbaik gotong royong masyarakat tingkat Kota Semarang tahun 2015 dijagokan Pemkot Kota Semarang dalam lomba gotong royong tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2016. Dalam sambutannya, Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi, SE, MM sangat yakin dengan Kelurahan Gedawang akan mampu memberikan yang terbaik.  Karena di Kelurahan Gedawang telah terbentuk lembaga yang sudah cukup kuat, dari LPMK, PKK, Karang Taruna, Forum RT/RW dan Linmas telah berjalan dengan baik, sehingga mampu mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan lingkungan baik fisik maupun non fisik. “Kegiatan ini luar biasa karena memberikan inisiasi masyarakat kepada seluruh nusantara khusunya Kelurahan Gedawang. Tidak usah mikir berapa nilai yang diperoleh, yang penting kehidupan kebersamaan”, ujarnya. Pihaknya juga mengatakan bahwa gotong royong adalah kunci utama untuk menuntaskan pekerjaan pekerjaan rumah yang ada di Kota Semarang. Selasa (08/3), tim penilai lomba gotong royong masyarakat tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diketuai Ramdun Manurung, SH, M.Hum datang langsung di Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik untuk melakukan peninjauan lapangan. Sementara itu di tempat yang sama Kepala Bapermasper Provinsi Jawa Tengah Tavip Supriyanto menyebutkan, bahwa data yang dilaporkan dengan data yang ada di lapangan akan diverifikasi. “Harapan kami, jawaban tolong bisa dipertanggungjawabkan dengan jujur dengan data riil, sehingga nanti jika Kota Semarang ikut maju di tingkat nasional, data tidak terlalu banyak yang diperbaiki”, tambahnya