• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Duta Besar Perancis Ajak Pemkot Wujudkan ‘Eco District’

 10-03-2016 17:36 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 378 kali Berita Kota
Kamis (10/3) Pemerintah Kota Semarang menerima kunjungan duta besar Perancis bersama rombongan Kementrian Lingkungan Hidup energi dan Kelautan serta Badan Lingkungan Hidup dan Manajeman Energi dan Perancis. Rombongan yang dipimpin langsung Mrs. Corrine Breuze duta besar Perancis untuk Indonesia  juga membawa serta sekretaris II Dubes Perancis, Mr. Benjamin dan Direktur IFI Perancis Mr. Mare Piton berjumlah 12 rombongan diterima langsung Walikota Hendrar Prihadi di resto antik Koeno Koeni). Walikota dalam sambutan menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih atas kunjungan ke Kota Semarang, apalagi kunjungan ini dalam rangka mewujudkan kota yang ber’Eco District” yakni Kota yang pembangunannya berwawasan lingkungan. “Pemerintah Kota Semarang bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Dubes Perancis beserta rombongan. Apalagi kedatangan mereka membawa misi dalam membawa komitmen Program Eco District yang mana juga naungi oleh Pemerintah Perancis sendiri” ungkap Walikota. Lanjut Walikota, Kawasan yang dipilih untuk program eco district adalah Banjir Kanal Barat, dengan tujuan “Mewujudkan kawasan Central Business District Eco District River Front Banjir Kanal Barat yang bersih, nyaman, dan Berkelanjutan”. Dasar pemikirannya adalah kawasan eco district Riverfront Banjir Kanal Barat memiliki nilai potensi yang cukup tinggi karena berada di sekitar Banjir Kanal Barat yang merupakan kanal pengendali banjir sekaligus berfungsi sebagai kawasan wisata air. Banjir kanal barat baru saja mendapatkan pendanaan melalui program JBIC Jatibarang yang salah satu komponennya adalah normalisasi Banjir Kanal Barat. Adapun yang telah dilakukan Pemkot Semarang untuk mewujudkaan Eco District Pemkot Semarang telah melakukan pengembangan RTH (Ruang Terbuka Hijau), penataan kawasan permukiman, Peningkatan pengelolaan infrastruktur permukiman, danPelibatan masyarakat dalam perencanaan dan pengembangan kawasan Sementara Sekretaris II Mr Benjamin dalam paparannya pihaknya untuk meweujudkan kota tersebut ada beberapa hal yang diperhatikan. Diantaranya pengelolaan air bersih, limbah, sampah  dan transportasi masal. “Untuk pengelolaan air, di negara kami menggunakan sistem air dengan mengedepankan lingkungan. Misalnya menggunakan air kotor yang kemudian diolah kembali untuk dijadikan konsumsi. Jadi tidak menggunakan air tanah.” Urainya