• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Underpass Jatingaleh Diharapkan Rampung Akhir 2016

 11-03-2016 18:46 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 424 kali Berita Kota
Pembangunan Underpass Jatingaleh terus dikebut ,menurut pengawas Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Semarang , Arsya Pandu ST, pembangunanunderpass Jatingaleh ditargetkan rampung akhir tahun 2016 ini. Hal itu disampaikan ketika ditemui Walikota Semarang di lapangan usai sholat Jumat(11/3). Diungkapkannya, tahapan pembangunan selanjutnya adalah pelebaran jalan mulai traffic light Kaliwiru hingga Gombel. Namun, pengerjaan proyek tersebut terkendala masalah pembebasan lahan yang belum usai dan masalah teknis penyambungan pipa PDAM yang menghambat proses pengecoran. Diperinci, terkait lahan seluruh warga telah sepakat untuk melepas dan mendapatkan ganti untung. Namun, ada sejumlah instansi yang masih melakukan koordinasi internal untuk ganti untung lahan yang terkena proyek. Menanggapi hal ini, Sukardi dari Dinas Binamarga Kota Semarang menargetkan pembebasan lahan dapat selesai April tahun 2016 ini.Proyek multi years pembangunan underpass Jatingaleh dimulai sejak tahun 2015 dengan dibiayai APBN. Total anggaran yang digelontorkan sebesar 68,063 milyar rupiah dengan panjang penanganan 1,30 km dan  jangka waktu pelaksanaan ditargetkan selama 480 hari kalender. Pekerjaan pembangunan dibagi dalam 2 tahapan. Tahap I di tahun 2015 untuk pelebaran jalan dan jembatan Jatingaleh, sedangkan tahap II di tahun 2016 ini adalah untuk pengerjaan underpass kesatrian dan gombel. Dengan terselesaikannya proyek pembangunan underpass Jatingaleh ini diharapkan mampu mengurai kepadatan arus lalu lintas sepanjang Jalan Teuku Umar Setiabudi Sementara untuk hambatan instalasi jaringan  pipa PDAM,  Walikota langsung  menelpon dirut PDAM. Walikota meminta agar secepatnya pipa dapat dialihkan sehingga proyek underpass dapat berjalan maksimal, sedangkan mengenai jembatan penyeberangan orang (JPO) yang masih berdiri kepada Dinas Perhubungan diperintahkan supaya segera mengambil langkah  , agar pengerjaan underpass Jatengaleh tidak terhambat. Pada satker, Walikota menyampaikan support penuh terkait proyek ini. Berbagai kendala yang dihadapi di lapangan supaya diinventarisir diminta untuk dapat disampaikan langsung kepada dirinya untuk dicari penyelesaiannya, dirinya akan memimpin langsung agar masalah yang dihadapi segera selesai   “Intinya proyek dapat segera selesai, kalau ada kendala bisa disampaikan kepada Pemkot untuk kita cari penyelesaiannya,” tegas Walikota.    caption: Arsa pandu, pengawas satker pembangunan underpass jatingaleh menjelaskan progress pembangunan underpass jatingaleh pada Walikota Jumat(11/3)