• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemkot Apresiasi Wajib Pajak Berprestasi

 15-03-2016 15:52 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 450 kali Berita Kota
Selasa (15/3) Pemkot Semarang kembali memberi penghargaan kepada wajib pajak daerah berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan kepada wajib pajak kategori hotel, restoran, hiburan dan parkir periode tahun 2015. Penghargaan tersebut diberikan kepada Hotel Novotel, Hotel Horison, Hotel Dafam, Whiz Hotel, Cityone Hotel, Hotel Tugu Indah, Hotel Blambangan, Myzone Guest House, Sisingamangaraja Guest Hotel, Resto kampong laut, ikan bakar cianjur, koena koeni, Kedai Beringin, Super Penyet, De Café & Bottega, Jowo Deles, Bioskop Paragon, Karaoke Happy Puppy, Water Blaster Graha Candi, Graha Spa, Happy Time, Mall Ciputra, Paragon Mal, serta Plasa Simpanglima. Masing-masing pelaku usaha tersebut mendapatkan piagam, plakat, dan  hadiah pendamping berupa LED TV. Wakil Walikota Semarang Hevarita Gunaryanti Rahayu yang pagi itu membuka acara menyebutkan bahwa DPKAD terjun langsung ke lapangan melakukan yustisi terhadap hotel, tempat hiburan maupun tempat usaha terkait pajak hiburan. Hasilnya, dua hotel ternama waktu itu menunggak pajak hiburan, kemudian hari berikutnya dua tempat usaha juga kita segel karena menunggak pajak hiburan yang artinya melanggar Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang Pajak Hiburan. Menurutnya kesadaran objek pajak untuk membayar pajak masih perlu terus ditingkatkan. “Saya berharap pemberian penghargaan kepada wajib pajak daerah yang setiap tahun Pemerintah Kota Semarang lakukan ini bisa benar-benar menjadi pelecut semangat dan komitmen dari semua pihak untuk lebih taat dan tertib pajak,” tuturnya. Mulai tahun 2016 ini, Pemerintah Kota Semarang akan lebih tegas dalam menegakkan punishment bagi pelanggar perpajakan daerah. Operasi yustisi pajak daerah akan rutin dilakukan dengan melibatkan Kepolisian, Satpol PP, Bagian Hukum dan instansi terkait lainnya untuk menciptakan keadilan dalam perpajakan di Kota Semarang sekaligus mencapai target penerimaan pajak yang sudah kita tetapkan. Dari tahun ketahun target penerimaan pajak daerah di Kota Semarang terus meningkat. Untuk tahun 2015 target pajak daerah sebesar 783 miliar rupiah dan realisasinya sebesar 815 milyar atau melebihi target sebesar 104,15%. Sedangkan untuk tahun 2016 ini, target pajak daerah Kota Semarang adalah sebesar 858 milyar dan sampai tanggal 1 Maret 2016 sudah terealisasi sebesar 95 milyar (11,13%). Menurut Wakil Walikota keberhasilan melebihi target tersebut menunjukkan adanya kesungguhan dan komitmen dari semua komponen masyarakat yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam upaya peningkatan PAD. “Potensi penerimaan pajak harusnya bisa lebih besar mengingat adanya pajak hotel yang belum inlane seperti pajak restoran. Apalagi di Kota Semarang semakin banyak hotel bermunculan,” ujarnya.  Selain itu menurut Hevarita Gunaryanti Rahayu menyebutkan potensi lain yang dapat menambah pendapatan daerah adalah parkir, untuk itu perlu dibuat kantong-kantong parkir agar optimalisasi peningkatan PAD bisa terwujud melalui penataan parkir. “Saya berharap potensi-potensi ini dapat lebih ditingkatkan. Selain dari pajak daerah juga ada pajak bumi bangunan yang nilainya cukup besar namun masih ada yang belum tercollect secara optimal oleh tim DPKAD,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa meski operasi yustisi akan tetap dilakukan oleh tim DPKAD, namun pihaknya berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat secara sadar membayar pajak. “Apalagi pajak tersebut sudah dibebankan kepada customer jadi seharusnya dapat lebih memudahkan dalam pembayarannya,” tuturnya.