• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Kenaikan Pangkat

 15-03-2016 17:25 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 1263 kali Berita Kota
“PNS pungli, tidak terima tunjangan” Bertempat di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Selasa (15/03). Pemerintah Kota Semarang melalui BKD menyerahkan SK Kenaikan Pangkat periode 1 periode April 2016. Penyerahan SK tersebut diserahkan secara simbolis oleh Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi. Menurut laporan Kepala BKD Kota Semarang, Drs. Bambang Sukono, usulan Kenaikan Pangkat periode 1 April 2016 sebanyak 674. Pada tahap ini akan diserahkan sejumlah 250 Surat Keputusan Kenaikan Pangkat yang terdiri dari 133 PNS Golongan III, 103 PNS Golongan II, 14 PNS Golongan I. Adapun sisa usul kenaikan pangkat yang masih dalam proses adalah sebanyak 424 PNS dengan rincian sebanyak 2 PNS Golongan IV/c yang masih dalam proses persetujuan teknis dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kantor BKN Pusat Jakarta. Kemudian sebanyak 35 PNS Golongan IV/a dan Golongan IV/b masih menunggu nota persetujuan teknis dari Kantor Regional I BKN Yogyakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dan yang terakhir sebanyak 387 PNS Golongan III/d kebawah masih menunggu persetujuan teknis dari Kantor Regional I BKN Yogyakarta. Lebih lanjut diungkapkan bahwa proses kenaikan pangkat sejak Tahun 2011, telah menggunakan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK), yang diwajibkan bagi instansi daerah dan instansi pusat. Data pendukung yang sah dan lengkap disampaikan kepada Kanreg I BKN Yogyakarta. Sementara itu dalam sambutannya dihadapan PNS yang menerima SK Kenaikan Pangkat, Walikota Semarang H. Hendrar Prihadi mengatakan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bukan gratis dan bukan otomatis, karea sudah bekerja sesuai aturan PP. No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Hendrar Prihadi juga mengingatkan tentang komitmen PNS, terlebih PNS Kota Semarang yang merupakan bagian birokrasi aparatur negara yang dituntut warga masyarakat bisa melayani dengan baik.  Menurutnya warga masyarakat sekarang lebih kritis menuntut pelayanan yang prima. Walikota juga berharap dengan kesejahteraan pegawai yang diterima sekarang ini, PNS harus mengedepankan pelayanan prima, perubahan pola pikir dan tata cara kinerja. dirinya juga menegaskan bahwa kedepan tidak ada lagi PNS nakal, PNS yang pergi ke mall disaat waktu jam kerja atau PNS yang  melakukan pungli atau pungutan liar. “Jika ada PNS melakukan pungli, dan bila bisa dibuktikan dengan yang bersangkutan, maka tidak akan menerima kesejahteraan pegawai selama 1 tahun dan akan dipindahtugaskan” tegasnya.