• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemkot Bangun IPAL di Tambaklorok

 18-03-2016 14:57 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 1043 kali Berita Kota
  Jumat (18/3) Pemkot meresmikan Pembangunan Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) Perkampungan Nelayan Tambaklorok di Kelurahan Tanjung Mas Kecamatan Semarang Utara. Dihadiri oleh Plh Kepala Dinas PSDA dan ESDM dan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Semarang. Ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat untuk membuat kawasan Tambak Lorok sebagai kampung Bahari. Harapannya IPAL dilengkapi toilet dan tempat cuci tersebut dirawat dengan bai oleh warga karena fungsi IPAL adalah untuk meminimalisir pembuangan limbah ke sungai dan laut. Perlunya komitmen bersama dan merubah mindset dan budaya warga sekitar akan pentingnya laut bagi manusia. Pemerintah Kota Semarang sedang melakukan penataan wilayah Tambaklorok untuk dijadikan Kampung Bahari. Didanai pemerintah melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Ditjen Sumber Daya Air (SDA), dari Kementerian Pekerjaan Umum. Anggarannya 151 miliar, untuk konstruksi dan supervisi sebesar 6 miliar. Plh Kepala Dinas PSDA dan ESDM Kota Semarang Ayu Entys menyebutkan bahwa proyek tersebut ditargetkan rampung tahun 2017. “Ini sebagai wujud komitmen Kami dalam menindaklanjuti amanah dari Bapak Presiden Joko Widodo agar menjadikan kampung nelayan Tambaklorok ini semakin baik,” ujarnya dalam sambutannya. Upaya koordinasi dan kerja sama, sambungnya, terus kita lakukan antara lain dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan dinas-dinas terkait termasuk dengan kawan-kawan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). “Konsep kita, urban renewal dengan melakukan peremajaan kawasan sesuai Undang-Undang Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Pemukiman”. Saat ini sedang berlangsung berbagai proyek penataan kawasan di antaranya oleh BBWS dengan membangun sheet pile guna meningkatkan kualitas alur pelayaran, Kementerian Pekerjaan Umum melalui program pengembangan kawasan permukiman. “Karenanya Pemerintah Kota Semarang menyambut baik inisiasi dari Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk membangun Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) domestik,” katanya. Pihaknya berharap proyek pembangunan ini akan selaras dan bersinergi dengan proyek-proyek penataan kawasan Tambaklorok. Dengan luasan lahan 155 m2 dilengkapi sistem pengolah air limbah, penyediaan air bersih dan tersedianya ruang publik di lantai atap, maka pembangunan IPAL ini patut kita apresiasi karena menjadi langkah tepat untuk menciptakan sistem sanitasi yang berwawasan lingkungan. Pemerintah Kota Semarang siap membantu dan memfasilitasi berbagai kebutuhan agar program pembangunan IPAL bisa segera terealisasi sehingga warga Tambaklorok dapat merasakan manfaatnya. “Saya berharap, setelah proses pembangunan IPAL ini selesai agar dibentuk KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang nantinya mengelola dan bahkan mengembangkan program IPAL yang telah selesai dibangun ini agar dapat berjalan secara optimal dan efektif,” pungkasnya.