• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Stop Bullying Dengan Jaksa Masuk Sekolah

 22-03-2016 16:52 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 472 kali Berita Kota
Sosialisasi dilaksanakan di SMK Negeri 3 Semarang, Selasa(22/3). Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Kejaksaan Tinggi Kota Semarang dan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Sosialisasi ini diikuti kurang lebih 80 siswa siswi SMK N 3 Semarang dengan bertempat di ruang aula. Para siswa mendapatkan pemaparan materi “Pencegahan Bullying” dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Andi Odang Sunan, SH selaku jaksa fungsional.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi hukum ini. Menurutnya, kegiatan ini membantu mensosialisasikan arti penting hukum di kalangan remaja. “Kalau semakin tahu dari awal akan semakin dapat dicegah adanya tindakan melanggar hukum termasuk didalamnya adalah bullying,” ungkap Bunyamin. Lebih lanjut, Pemkot Semarang melalui Dinas Pendidikan juga akan sangat mendukung terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini secara kontinyu. Dengan sosialisasi sedini mungkin, diharapkan anak-anak akan semakin tahu dan taat pada hukum yang ada. Sementara, menyatakan bahwa program sosialisasi ini merupakan program dari Kejaksaan Agung RI yang wajib dilaksanakan oleh seluruh kejaksaan tinggi seluruh Indonesia. Dengan adanya sosialisasi semacam ini, lanjutnya, para pelajar dikenalkan dan didekatkan kepada profesi jaksa dan pentingnya ketaatan pada hukum.

Dengan adanya ketaatan hukum sejak dini, diharapkan dapat pula meminimalisasi tindak kejahatan termasuk didalamnya bullying dan cyberbullying yang biasa terjadi di kalangan remaja. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan pula masyarakat dan pelajar dapat memahami bagaimana hukum bisa diterapkan di tengah masyarakat dalam sisi apapun termasuk dalam lingkungan sekolah.   “Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ini merupakan program nasional yang harapannya dapat mengenalkan profesi jaksa sebagai sahabat masyarakat, termasuk di siswa-siswi sekolah,” ungkap Andi Odang. Rencananya, kegiatan sosialisasi ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali di sekolah-sekolah yang ada di Kota Semarang. “Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang terkait sekolah mana yang ditunjuk untuk mendapatkan sosialisasi. Bahkan bila memungkinkan, program juga akan dilaksanakan setiap minggu,” lanjutnya.