• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemkot Gelar Inovasi UMKM Koperasi dan UMKM Kota Semarang dalam Rangka HUT 469 Kota Semarang di Atrium Javamall

 24-03-2016 15:15 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 506 kali Berita Kota
Dalam rangka memeriahkan hari jadi Kota Semarang yang ke 469 yang akan jatuh pada bulan Mei mendatang, Dinas UMKM Kota Semarang menyelenggarakan promosi produk usaha mikro Kecil dan menengah di Java Mall Semarang (Kamis (24/3) selama 4 hari hingga Minggu (27/3).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Litani Satyawati menyebutkan bahwa Acara tersebut bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan khas daerah dari berbagai daerah di Indonesia, meningkatkan wawasan dan informasi tentang produk-produk unggulan daerah sebagai upaya menigkatkan kualitas produk UMKM.

“Selain itu pameran UMKM ini dimaksudkan untuk mendorong inovasi dan kreatifitas UMKM serta mendorong daya saing UMKM dalam rangka menyongson pasar bebas asean, mendorong UMKM untuk menambah wawasan dan saling bertukar pengetahuan tentang keunggulan dan potensi pasar antar daerah, mengembangkan peluang pasar baik kepada UMKM Kota S4marng maupun UMKM daerah lain di Kota Semarang,” ujarnya.

Menurut Asisten Administrasi Umum Agustin Lusin yang mewakili Walikota Semarang membuka acara pada pagi hari itu, Bagi Pemerintah Kota Semarang, keberadaan UMKM sangat penting di samping mewujudkan kemandirian ekonomi daerah, UMKM juga berperan membuka lapangan pekerjaan sehingga mampu memperkecil angka pengangguran.

“Data pertumbuhan UMKM dalam lima tahun terakhir rata-rata sebesar 1.97%. Sementara jumlah UMKM yang terdata sampai akhir tahun 2015 adalah sebanyak 11.692 unit. Meskipun pada kenyataannya jumlah UMKM di lapangan jauh lebih banyak,” tambah Agustin.

Melihat besarnya peran UMKM bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sambung Agustin, maka berbagai upaya positif terus dilakukan, di antaranya dengan membuka peluang pasar yang seluas-luasnya bagi sedulur-sedulur pelaku UMKM melalui pameran UMKM.

Pihaknya menjanjikan penyelenggaraan kali ketiga ini akan lebih bervariasi, beragam, dan memiliki kualitas yang tidak kalah denganproduk-produk luarnegeri. Dalam pameran produk UMKM tersebut diisi 74 stand dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Nangroe Aceh Darusalam, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan Pemerintah Provinsi Bali., 16 kabupaten yaitu Banjar, Bogor, Situbondo, Banjarnegara, Sukabumi, Kudus, Bolang Mongondow, Boyolali, Ciamis, Karangasem, dan Klungkung.

Selain itu 7 kota juga ikut berpartisipasi seperti Kota Semarang, Balikpapan, Bukittinggi, Denpasar, malang, Mojokerto, Surabaya, serta 6 BUMN/BUMD dan swasta nasional seperti PT. Perkebunan, Nusantara IX. PT. Semen Indonesia, Balaibesar POM, PT. Pertamina, PT. Indocement, PT Pegadaian Kanwil Jateng, serta PT. Telkom Cabang Semarang.

Di akhir Agustin berpedan agar pameran ini jangan hanya sebatas sebagai media promosi produk akan tetapi juga pengembangan jaringan pemasaran dan kemitraan, memperkuat branding produk serta meningkatkan daya saing produk agar mampu menjadi produk berkualitas global.

“Manfaatkan event ini untuk belajar memahami selera konsumen dan selera pasar serta segmentasinya sebagai referensi untuk meningkatkan kualitas produk,” pungkasnya. Pameran dimeriahkan dengan fashion show yang memamerkan berbagai hasil kreasi dari masing-masing kota.