• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Gedung Balaikota Bertabur Cahaya

 31-03-2016 16:38 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 408 kali Berita Kota
Rabu malam (30/3) Gedung Balaikota Semarang tampak lebih bersinar disiram cahaya lampu LED warna-warni dari pada biasanya. Ini karena Pemkot Semarang mendapat kado spesial dalam rangka HUT ke-469 dari salah satu perusahaan lampu terbesar di Indonesia. Acara yang bertajuk Kota Terang Philips di buka langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Walikota dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini dilaksanakan karena program ini turut mendukung percepatan pembangunan  yang berwawasan lingkungan dan mengedepankan ramah lingkungan termasuk dalam pemanfaatan sampah menjadi  energi listrik penggunaan gas methan dari sampah. “Penggunaan lampu LED sangat hemat energi, hemat pembiayaan dan perawatannya mudah. Adapun di Semarang sudah sejak tiga tahun lalu telah mempunyai program mengubah lampu penerangan jalan umum menggunakan LED. Setiap tahun ada 200 hingga 300 titik yang akan kita ganti menjadi lampu LED” ujarnya. Lanjut Hendrar Prihadi, pihaknya berharap penyinarannya ini tidak hanya berlangsung selama HUT Kota Semarang saja, namun mengharapkan philips bisa menghias gedung kota lama di HUT kemerdekaan RI ke 71 mendatang. . "Saya  menyambut baik teknologi ini dapat dikawinkan dengan estektika gedung atau suatu obyek. Mudah-mudahan akan banyak gedung bersejarah untuk bisa dibuat menjadi indah dan jadi tontonan sehingga menambah indeks kebahagiaan bagi masyarakat Semarang," ujar Ganjar Pranowo yang mengharapkan kegiatan ini akan memeriahkan hari ulang tahun ke 469 kota Semarang  Ganjar ingin menunjukkan bagaimana kegairahan Semarang dalam membangun kotanya menjadi hebat "Kita tunjukan Semarang kota yang ora baen-baen. Kita harapkan setiap malam minggu ada event banyak tontonan menarik sehingga banyak orang berkunjung ke semarnag. Berikan banyak pertunjukkan dan provinsi akan mendukung ini bagian dari destinasi yang nantinya orang akan banyak berdatangan ke Semarang dan Semarang menampilkan sosoknya sebagai kota sejarah, memiliki kesenian luar biasa, kuliner yang dasyat dan penataan kawasan semakin indah," ujarnya  Mengawali kemeriahan event ini Kilimanjaro Band tampil menyihir penonton  dengan permainan musik pop yang dinamis,  Kemudian dilanjutkan dengan penampilan lima penari yang  lenggak lenggok dengan luwesnya diatas panggung menarikan tarian Denok Deblong, tarian khas Semarang. Tak cukup itu, gelak tawa para tamu menggema ketika pembawa acara Marwoto dan Den Baguse Ngarso melucu di atas panggung. Para tamu dibuat  kagum dengan suguhan langka penampilan shadow dance yang memadukan gemulai tarian dengan sorotan  LCD proyektor, Tarian ini merupakan atraksi bayangan gerak tubuh membentuk suatu benda seperti bajai, kapal, pesawat, dan gajah.  Munculnya  Katon Bagaskara diiringi Kilimanjaro Band , tak pelak membuat suasana  meriah teriakan histeris dan tepuk tangan penonton, malam itu  Katon   yang menyanyikan 10 buah lagu hits album dia. banyak lagu-lagu yang dinyanyikan dihapal oleh penonton, sehingga ketika dirinya turun dari panggung dan mendekati penonton banyak yang bersalaman sekaligus berselfi ria dengan artis ibukota itu,