• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pantau UN, Walikota Minta Para Siswa Untuk Jujur

 04-04-2016 15:18 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 348 kali Berita Kota
Senin pagi (4/4) Walikota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Kepala Dinas Pendidikan memantau keberlangsungan Ujian Nasional Tahun 2016. Walikota menyambangi 3 sekolah yaitu SMA N 3, SMA N 5, dan SMK N 1 di hari pertama berlangsungnya UN. Walikota menyebutkan dari hasil pantauan tersebut secara umum berjalan dengan lancar baik yang berbasis computer maupun yang menggunakan lembar jawab kertas, kehadiran siswa sebesar 99,9 persen, serta kesiapan soal ujian pun terdistribusi dengan baik.

Dalam kesiapannya pihak sekolah juga menyediakan genset khususnya bagi sekolah yang melangsungkan ujian nasional berbasis komputer atau UNBK. “Harapannya tidak ada kendala teknis dalam pelaksanaan ujian nasional,” ujar Walikota. Menurut Walikota pelaksanaan ujian nasional yang berlangsung baik ini hendaknya dijadikan moment yang harus dipelihara oleh seolah-sekolah baik yang melaksanakan UNBK atau yang menggunakan lembar jawab kertas. Di tahun ini Walikota menargetkan pelaksanaannya berlangsung dengan baik dan lancar, kejujuran terjaga atau tidak ada kebocoran, serta hasilnya dapat mencapai 100 persen.

“Buat apa nilai baik tapi bukan dari hasil karya kita. Lebih baik jujur dan menyadari kemampuan kita sampai mana. Daripada casingnya bagus tapi dalamnya kosong malah akan menghambat masa depan kita,” ujarnya menanggapi ungkapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bahwa Kejujuran adalah hal yang penting. Pihaknya berharap kepada para siswa untuk berbuat jujur untuk melihat kemampuan kita yang sebenarnya. “Dengan bersikap jujur, hasilnya akan mengarahkan masing-masing individu atau pribadi menuju sebuah karir atau jenjang pendidikan lebih tinggi yang lebih baik,” pungkasnya.