• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Jenguk Anak, Walikota Tawarkan Perawatan Gratis RSUD Ketileng

 02-05-2016 06:30 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 453 kali Berita Kota
Prihatin terhadap nasib malang siswi SDN Mangkang Wetan 2 Kota Semarang, Walikota Hendrar Prihadi mengunjungi langsung rumah Ana Amelia (9), Sabtu(30/4). Walikota menjenguk Ana di rumahnya, Jalan Gotong Royong RT 01 RW 03, Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu bersama Kepala Disdik, Dinkes dan Camat Tugu.    
Ana Amelia(9) adalah siswi kelas 3 SDN Mangkang Wetan 2 Kota Semarang, putri pasangan Tukiran dan Indah Cahyani. Ana terkulai lemas karena sebagian tubuhnya lumpuh. Kondisi ini dialaminya diduga akibat dijahili teman sekolahnya yang menarik bangku saat Ana akan duduk.
Awalnya Ana dan lima temannya sedang bercanda, kemudian tiga temannya menarik bangku hingga ia pun terjatuh dengan posisi duduk serta kepala menghantam lantai. Sesaat setelah peristiwa, Ana memang tidak merasakan kesakitan, namun dua hari berikutnya atau tepatnya pada 2 April 2016 ia mulai merasa lemah dan pusing hingga tubuh sebelah kanannya tidak bisa digerakkan.
Menurut keterangan ibunya, Indah, Ana pun langsung dilarikan ke dokter dan sempat dibawa ke rumah sakit hingga diketahui lumpuh yang diderita Ana akibat terjatuh tepat di tulang belakang serta kepala bagian belakang. Keluarga sempat kebingungan untuk biaya karena ayah Amelia yang hanya bekerja serabutan.
Melihat dan mendengar langsung kondisi Ana, Walikota menawarkan bantuan penuh untuk pengobatan Ana di RSUD Ketileng. Menurutnya, pengobatan intensif harus terus dilakukan untuk memaksimalkan proses penyembuhan.
"Ke rumah sakit Ketileng purun, njih? Ada alatnya di sana, nanti biaya ditanggung pemerintah. Koordinasi sama Pak Camat, nanti tranportasi diantar. Kasihan ini masih kecil," ungkap Walikota pada orang tua Ana.
Di RSUD Ketileng Kota Semarang, nantinya Ana akan menjalani pengobatan hingga CT Scan dengan seluruh biaya sampai kesembuhannya akan ditanggung oleh pemerintah kota Semarang.
“Mengingat kemungkinan kesembuhan yang masih besar maka harus ditelateni jangan sampai didiamkan,” pesan Walikota kepada orang tua Ana.
Terkait pendidikan Ana, dimintanya untuk dapat dilanjutkan saat nanti sudah merasa benar-benar sembuh. Sementara bagi pihak sekolah, Walikota meminta Disdik untuk melakukan pengawasan lebih sebagai langkah antisipatif. Walikota pun mengharap kejadian serupa tak terulang lagi.
“Becanda boleh tapi jangan sampai merugikan orang lain. Kami minta peran guru dan kepala sekolah untuk mengingatkan dan mengawasi anak didik jangan sampai terulang lagi serta lakukan pembinaan edukatif bagi anak didik,” ungkap Walikota.
Sebelumnya, Ana sempat mendapatkan perawatan di RS Tugu selama 4 hari serta RSUP dr. Karyadi selama sebelas hari dan saat ini rawat jalan. Orang tua tiga siswa yang menjahili Amelia juga sempat datang dan meminta maaf kemudian bersedia membantu dengan ditandai surat perjanjian. Mereka patungan pengobatan dan rawat jalan. Keluarga Amelia juga dibantu melalui BPJS dan yayasan sosial untuk perawatan jalan setiap Jumat dan Senin.