• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

“ADU KREATIF OLAH MASAKAN BERBAHAN IKAN”

 02-05-2016 10:17 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 341 kali Berita Kota
Semarang-Bermacam-macam kegiatan terus digelar oleh Pemerintah Kota Semarang dalam rangka perayaan hari jadi Kota Semarang yang ke 469, seperti  kegiatan yang bernama “Lomba Masak Ikan Tingkat Semarang”. Kegiatan ini  diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang hari Kamis(04/28) di Pasar Ikan Higienis Rejomulyo Kota Semarang. Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang Budi Cahyanto, diikuti oleh 16 Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kota Semarang.
Dalam laporannya, ketua penyelenggara Sucahyo Wulan mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari acara tersebut adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap jenis masakan dengan bahan ikan serta menghasilkan kreatifitas menu-menu makan dengan bahan baku ikan.
“perlu digalakkan kesadaran masyarakat untuk selalu menyertakan menu ikan dalam menu sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan konsumsi ikan per-kapita” sambungnya.
Sementara, dalam sambutan Walikota Semarang yang dibacakan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang Budi Cahyanto mengatakan bahwa event ini tentunya menjadi satu sarana strategis guna memberikan ruang bagi para peserta untuk menyalurkan bakat dan potensi khususnya dalam memasak dengan bahan dasar ikan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan satu upaya untuk menumbuh kembangkan program pemerintah “Gemar Makan Ikan” di Kota Semarang. Terlebih dari data yang ada, tingkat konsumsi ikan per kapita Kota Semarang hanya sebesar 30.26 kg/kapita/thn yang artinya masih jauh di bawah standar nasional (38.78 kg/kapita/tahun). Dengan semakin sering menyertakan menu ikan, secara tidak langsung dapat membantu peningkatan produksi ikan sekaligus mengangkat pendapatan para nelayan dan pendapatan per kapita Kota Semarang dari sektor perikanan. Ditambahkan, bahwa bangsa yang mengkonsumsi ikan dalam jumlah yang relatif cukup, jarang mengidap penyakit jantung (kardiovaskular) dan mempuyai umur yang relatif panjang. Sebagai contoh adalah suku bangsa Eskimo dan Jepang. Makan ikan berarti terhindar dari penyakit degeneratif seperti jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, kanker, serta meningkatkan kecerdasan.
 “untuk itu Pemerintah Kota Semarang telah banyak mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan konsumsi makan ikan, diantaranya, surat edaran untuk selalu mengkonsumsi ikan, bantuan program untuk nelayan melalui Dinas Kelautan dan perikanan, dan mendorong percepatan kawasan Tambak Lorok sebagai Kampung Bahari.Selain itu kegiatan-kegiatan inovatif semacam ini menjadi satu langkah penting guna terus memberdayakan potensi perikanan dan kelautan di Kota Semarang” katanya.
Tim juri yang terdiri dari AKS Ibu Kartini Semarang, Tim Penggerak PKK Kota Semarang dan IKA Boga Semarang, memutuskan untuk juara harapan II Kelurahan Pesantren Kecamatan Mijen, juara harapan I Kelurahan Sambiroto Kecamatan Tembalang, juara III Kelurahan Purwosari Kecamatan Semarang Utara, juara II Kelurahan Lemongsari Kecamatan Gajahmungkur, dan sebagai juara I adalah Kelurahan Tugu Kecamatan Tugu.