• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Kota Semarang Raih “The Rising Star”

 12-05-2016 15:14 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 532 kali Berita Kota
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  memperoleh penghargaan The Rising Star dalam acara Indonesia Digital Economy Award (IDEA) 2016 yang diselenggarakan Mark Plus bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi serta Kementerian Dalam Negeri di Grand Atrium Mall, Kasablanka, Jakarta, Rabu(11/5).
The Rising Star kategori pemerintah kota diraih Kota Semarang sedangkan untuk kategori Pemerintah Kabupaten diraih Kabupaten Bojonegoro. Acara ini dihadiri Menteri Kominfo Rudiantara.
Penghargaan itu merupakan loncatan keberhasilan Pemkot Semarang dalam memanfaatkan tehnologi digital untuk mendukung kegiatan operasional pemerintahan. Profil digitalisasi Kota Semarang dipaparkan oleh Hendrar Prihadi dihadapan dewan juri yang terdiri dari Ir. Diah Indrajati, MSc, Plt Dirjen Bangda Kemendagri, Prof. Dr. Ir Richardus Eko Indrajit MSc,Mphil,MA, presiden APTIKOM, Kristiono, Ketua Masyarakat Telematika, Ir. Nonot Harsono MT, Chairman Masyarakat Telematika Institute dan Dwi Anggoro  S.sos, M.Eng dari Kementerian Kominfo serta Taufik Deputy CEO Mark Plus, menarik perhatian dewan juri.
Sistem Terintegrasi mulai dari Sistem Informasi Menejemen (SIM) Perencanaan, SIM Keuangan, SIM Monitoring dan Evaluasi, SIM pelaporan on line, juga portal tri bahasa (Indonesia, Inggris, Mandarin) menarik dewan juri mengingat pemilihan bahasa yang dinilai sangat tepat dalam memasuki  persaingan global menghadapi International Economy Digital (IDE) 2020 yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Sejumlah tahapan telah dilalui oleh Kota Semarang sebelum akhirnya terpilih  sebagai The Rising Star mengungguli kota-kota lainnya. Proses awal melalui angket potret digitalisasi dan survey on line dilakukan terhadap seluruh lapisan masyarakat. Sejumlah 1.012 responden terlibat aktif dalam survey ini.
Even ini diikuti finalis IDEA tingkat kota dan kabupaten se-Indonesia. Untuk kategori pemerintahan, terpilih 10 finalis kategori kota antara lain Surabaya, Bandung, Makasar, Bogor, Yogyakarta dan Tanggerang. Sedangkan 10 finalis kategori kabupaten antara lain kabupaten Sragen, Sleman, Bojonegoro, Banyuwangi dan Maros.
Menurut pimpinan Mark Plus, Hermawan Kertajaya,  even IDEA 2016 merupakan  wajah baru dari Indonesia Digital Society Award (IDSA) yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2013. Adapun kriteria penjurian diperoleh dari penilaian masyarakat berdasarkan tiga aspek, yaitu kesadaran, pemanfaatan serta kepuasan masyarakat terhadap berbagai program digital Kota Semarang. Selain pemerintahan, dua kategori lain yang juga dinilai adalah pelaku usaha dan masyarakat.
Even ini  diadakan dengan tujuan untuk mempercepat  program-program yang mendorong berkembangnya ekonomi digital dalam menghadapi IDE 2020 sehingga kesenjangan yang terjadi dalam digital society dapat diminimalkan  hingga akhirnya menumbuhkan digital ecosystem yang sehat. Kategori dalam IDEA 2016 diantaranya kota/kabupaten yang dinilai berhasil dalam penerapan tehnologi informasi, perusahaan yang berhasil menerapkan tehnologi informasi melalui jaringan internet sebagai keunggulan kompetitifnya, serta para tokoh digital yang dinilai berhasil dalam menggerakkan program untuk mengembangkan dan mensosialisasikan pemanfaatan internet