• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Uji Kompetensi, The Right Man in The Right Place

 23-05-2016 16:09 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 405 kali Berita Kota
Sebagai komitmen Pemkot Semarang dalam mewujudkan jajaran pemimpin yang kompeten, Senin(23/5) dilaksanakan Tes Uji Kompetensi Jabatan Struktural di lingkungan Pemkot Semarang.  Bertempat di Ruang Loka Krida, sebanyak 36 pejabat eselon II mengikuti uji kompetensi yang dikomandoi langsung oleh Tim Assessment Center dari Polri. Acara ini dibuka langsung oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Tak hanya pejabat eselon 2, menurut Kepala BKD Bambang Sukono, tes uji kompetensi ini juga diikuti oleh 175 orang pejabat eselon III dan 456 orang pejabat eselon IV. Total 667 orang peserta ujian ini dibagi dalam 2 lokasi yakni di lantai VIII Gedung Moch. Ihsan untuk pejabat eselon II dan lainnya mengikuti ujian di Ruang Lab SMKN 7 Semarang dengan sistem Computer Assisted Tes (CAT) untuk eselon III dan IV. Sejumlah materi dan tahap uji kompetensi disiapkan oleh tim penguji dari mabes polri yang terdiri dari 22 orang. Diantaranya tahap psikiatri, psikometri, tes kepribadian, games, ice breaking, diskusi kelompok, wawancara dan integrasi. Para pejabat ini juga menjalani tes urin bebas narkoba.

Tak hanya pejabat struktural, bahkan Walikota dan Wakil Walikota juga ikut menjalani tes urin dari Mabes Polri ini. Kombespol Drs. Bambang Hastobroto, S, MSi selaku perwakilan assessor uji kompetensi ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan Pemkot bekerjasama dengan Polri dalam penyelenggaraan uji kompetensi ini. Menurutnya, penyelenggaraan uji kompetensi ini menunjukkan keseriusan dalam menciptakan kepemimpinan yang profesional sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

“Kami berharap metode ini dapat menjadikan penentuan karir sesuai dengan kompetensi individu untuk peningatan SDM melalui pelatihan managerial, komunikasi, dan lainnya,” ungkap Hastobroto. Menurutnya, semua ini membutuhkan komitmen serius pimpinan sehingga menghasilkan jajaran pemerintahan yang berkompeten. Dirinya berharap segala tahapan dan proses dapat berjalan lancar sesuai harapan masyarakat.   Sementara Walikota Hendrar Prihadi, menyampaikan pelaksanaan uji kompetensi ini dilakukan dalam rangka keinginan untuk melaju menjadikan Kota Semarang semakin hebat dan maju. Semua itu, tak lain sebagai upaya untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam memberikan pelayanan ini, lanjutnya, sudah sepantasnya para pejabat dapat menjadi panutan dan teladan baik contohnya dari sisi kompetensi maupun pejabat bebas narkoba.    

“Tes hari ini diharapkan dapat menjadi salah satu media analisa menempatkan seseorang sesuai kompetensinya, the right man in the right place. Baperjakat juga bisa menggunakan dasar ini sebagai pertimbangan untuk pengisian jabatan” ungkap Walikota. Jika kita ingin melihat ikan, maka lihatlah kemampuan berenangnya, jangan kemampuan memanjat pohonnya. Demikian Walikota menganalogikan uji kompetensi ini. Dengan tes ini, diharapkan dapat terpetakan kemampuan dan kompetensi dari masing-masing pejabat sesuai dengan passionnya. Hal ini sejalan juga dengan peraturan Menpan & RB untuk mempertimbangkan rekam jejak, kualifikasi, kompetensi dan penilaian kinerja dalam menduduki suatu jabatan.     Walikota juga meminta agar para pejabat yang mengikuti uji kompetensi dapat fokus dan serius sehingga nantinya dapat terpetakan kompetensi yang dimiliki. Dirinya menyatakan pentingnya dukungan dan kekuatan maksimal kawan-kawan eselon untuk kebaikan Kota Semarang yang semakin hebat.