• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Dapat Senia, Semalaman Tak Bisa Tidur

 01-06-2016 07:45 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 393 kali Berita Kota
Selasa (31/5) Walikota Semarang menyerahkan Hadiah doorprize Semarang Great Sale (Semargres) 2016 kepada pemenang undian di Balaikota Semarang. Hadiah yang diserahkan terdiri dari satu unit mobil Xenia, uang tunai Rp 75 juta dari Apartemen Abimanyu, dan 14 unit sepeda motor.
Penyerahan tersebut dihadiri pula oleh Ketua Kadin Jawa Tengah Kukrit Suryo WIcaksono, Ketua Kadin Kota Semarang Heru Isnawan, Ketua Aprindo Jawa Tengah Budi Handojo Soeseno, Ketua panitia Semarang Great Sale 2016 Arnaz Agung, serta para pendukung acara.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, even Semargres 2016 diikuti lebih banyak peserta. Hal tersebut membuktikan para pegusaha semakin kompak. “Selain ada penambahan peserta teman-teman pengusaha. Nilai transaksi total sekitar Rp 150 miliar dengan distribusi 2,2 juta kupon,” ujarnya.
Walikota berharap angka transaksi dalam acara rutin tersebut bisa terus meningkat. Tapi, saat ini  yang dipikirkan bagaimana setelah Semargres selasai.
Menurutnya baik Pemkot dan para pelaku usaha harus mengcreate berbagai agenda kegiatan wisata baik saat liburan panjang maupun pada hari biasa. Sehingga Kota Semarang bisa menjadi tempat pilihan untuk berwisata baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
‘’Kalau liburan kota kita penuh dengan para wisatawan yang berlibur tentu saja akan sangat bagus untuk perkembangan ekonomi,” tambahnya.
Ketua Kadin Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono menuturkan,  acara Semargres adalah bentuk sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.  Menurutnya, jumlah peserta yang mengikuti acara rutin tahunan tersebut semakin lebih banyak.
Dia siap mensupport dan menginginkan agar gelaran Semargres 2017 nanti lebih meriah. Selain itu bisa mendatangkan pembeli dari Malaysia dan Singapura mengingat saat ini sudah memasuki Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).
“Acara Semarang Great Sale masih teteap membutuhkan masukan, saran, dan kritik agar acaranya menjadi lebih baik dan membuat masyarakat lebih terkesan. Saya ingin para pengusaha selalu kompak dan terus bersinergi untuk memajukan Kota Semarang ini”.
Sementara Ketua Aprindo Jateng Budi Handojo Soeseno, even Semargres harus terus disbarluaskan sampai luar daerah. Apalagi pengundian dilakukan secara fair tanpa adanya pengaturan apapun.
“Saya sudah menunggu sejak Semargres pertama kali agar pemenang undian keluar dari Swalayan Bali. Akhirnya dalam penyelenggaran ini tercapat juga,” sambungnya.
Pemenang hadiah utama Semargres 2016 Muhammad Solihin mengatakan, awalnya dirinya tidak percaya ketika mendapat telepon dari panitia lantaran banyak kasus penipuan. “Setelah diumumkan di surat kabar saya baru percaya atas informasi tersebut. Semalaman saya tidak bisa tidur apalagi yang membuat saya mantap tidak ada biaya apapun. Ini adalah undian yang tidak diduga-duga dan tanpa rekayasa atau setingan apapun,” ujarnya