• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Warga Sawah Besar Berebut Makanan Di Tradisi Nyadran

 01-06-2016 13:49 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 351 kali Berita Kota
Tradisi Nyadran kembali digelar oleh warga Sawah Besar Semarang dengan dihadiri ratusan warga. Selain mengirim do’a kepada kerabat yang telah meninggal dunia, tradisi ini diakhiri dengan berebut makanan dan jajanan yang memang sengaja sudah dibawa dari rumah.
 
Setiap akan memasuki bulan Puasa, orang Indonesia khususnya mereka yang ada di pulau Jawa, biasanya selalu mengadakan tradisi nyadran, yakni mengunjungi makam disertai mengirim do’a pada kerabat atau saudara yang telah meninggal dunia. Nyadran seperti halnya tradisi lainnya, juga sempat mengalami degradasi akibat perkembangan zaman,khususnya di kota-kota besar contohnya di Kota Semarang. Namun berbeda dengan yang terjadi di kelurahan Sawah BesarSemarang, warga disini sampai sekarang masih memegang teguh tradisi nyadran tersebut.
 
Sejak pagi mereka telah berkumpul  di salah satu (TPU) Tempat Pemakaman Umum Margosari Mulyo, untuk mengadakan tradisi nyadran. Tak hanya itu, mereka yang kebetulan memiliki kerabat maupun saudara dan dimakamkan di TPU setempat,juga menyempatkan diri nyekar dan membersihkan makam.
 
Menurut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gayamsari  Suhadi bahwa tradisi nyadran di kelurahan Sawah Besar, seperti halnya tradisi dugderan, yang diadakan setiap akan memasuki  bulan Puasa atau Ramadan. Karena tujuannya baik, yaitu memohonkan maaf atau mendoakan arwah yang telah meninggal dunia.
 
“Dan kami berharap kegiatan ini bisa tetap di pertahankan setiap tahun oleh warga. Pasalnya baik nyadran maupun dugder yang diadakan warga maupun pemerintah kota Semarang, tak lain tujuannya hanya untuk nguri-uri budaya yang juga berhubungan dengan syiar agama Islam,”pungkasnya.