• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Kenaikan Harga Sembako menjelang ramadhan

 02-06-2016 10:09 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 362 kali Berita Kota
kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang atau memasuki bulan puasa sudah mulai dirasakan. Hal ini diketahui dari informasi pedagang yang ada di beberapa pasar tradisional Kota Semarang. Pantauan di lapangan Rabu (1/6) di pasar relokasi Johar yang ada di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), dari beberapa komoditi bahan pokok praktis hanya daging sapi yang sampai saat ini harganya masih stabil. Salah seorang pedagang, Ahmad mengatakan, harga daging masih di kisaran Rp 70.000 - Rp 100.000 /perkilo (tergantung kualitas). Sedangkan harga kebutuhan pokok seperti telur, gula pasir, beras dan minyak goreng, mengalami kenaikan siginfikan. Menurutnya, kenaikan harga jelang Ramadan sudah menjadi gejala tahunan karena tingginya permintaan.
 
“Seperti harga telur yang sebelumnya Rp 19 ribu kini jadi Rp 22 ribu. Terus harga minyak goreng dari Rp 11 ribu jadi Rp 11.500 perkilo. Sedangkan untuk gula pasir dari Rp 14 ribu naik jadi Rp 16.500,” katanya.
Kenaikan harga barang di pasaran ini tentu berdampak pada ketersediaan barang. Namun para pedagang mengaku belum kekurangan stok. Dampak yang mereka rasakan justru menurunnya jumlah pembeli akibat kenaikan harga. 
Menanggapi kenaikan harga sembako, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Maulim berpendapat, pemerintah kota harus intensif mengawasi peredaran barang di pasaran. Pengendalian harga, harus dilakukan sebagai upaya menekan kenaikan harga barang akibat permintaan yang tinggi. Komisi B DPRD Kota Semarang juga akan melakukan pengawasan secara penuh dengan melibatkan pemerintah kota terkait distribusi barang dan pengendalian harga menjelang dan saat memasuki bulan puasa.
 
Sebelumnya, memasuki Ramadan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang melakukan pantauan harga sembako di beberapa pasar tradisional dan pasar modern. Kepala Disperindag Kota Semarang, Nurjanah mengakui, harga-harga sembako diketahui sudah mulai naik meski tidak terlalu tinggi. Terutama harga telur dan gula pasir. 
 
Nurjanah pun berharap, kenaikan harga tak berlanjut hingga Lebaran nanti. Kalau pun naik, dipastikan harga tak terlalu tinggi. "Pemerintah Kota Semarang akan terus memantau harga-harga sembako hingga mendekati Lebaran. Kami akan berusaha menekan harga sembako yang wajar dan lumrah. Jika terjadi kenaikan harga yang tidak wajar, kami akan melakukan operasi pasar," tegasnya.