• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemimpin yang Adil, Dinaungi Allah SWT

 15-06-2016 16:45 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 351 kali Berita Kota
Hari ke Sembilan Ramadhan, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri tarawih keliling kecamatan (Tarling) di Masjid At- Taqwa jalan kelud raya, Kelurahan  Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, selasa (14/6). Hadir dalam kesempatan tersebut Prof. DR. Abu Su’ud seorang penulis sekaligus Ketua Takmir Masjid At- taqwa, jajaran SKPD ,Camat, muspika  serta warga disekitar Kelurahan Petompon . Walikota Semarang dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah pusat menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada hari senin (6/6). Sebagian besar umat muslim di kota Semarang juga bersepakat bahwa Ramadhan jatuh pada hari Senin minggu yang lalu. Sehingga kita harus menyambutmya dengan introspeksi diri dan bergerak bersama membangun Kota Semarang. “Mari lakukan bergerak bersama dengan segenap tenaga dan pikiran yang kita miliki demi  kota ini agar menjadi lebi hebat. Dukungan dan peran aktif warga semarang sangat dibutuhkan.” ajak Walikota kepada semua jemaah yang hadir. Walikota junga mengingatkatkan agar selama Ramadhan warga diharapkan untuk menjaga kondusifitas, kebersihan lingkungan, dan keramahan terhadap warga pendatang. “H-7 akan ada tamu-tamu dari luar kota yang akan berkunjung ke Kota Semarang, sambut kedatangan mereka dengan keramahan yang kita miliki, kondusitas dan kebersihan lingkungan yang harus bersih” harapnya. Sementara penceramah Prof. Safir Mahmud, MPd menyampaikan di Bulan Ramadhan mari kita memperbarui iman  dan memperbanyak amal kita. Puasa Ramadhan yang satu tahun sekali jangan hanya dianggap rutinitas, banyak amalan ibadah yang bisa kita lakukan  Dirinya menyebutkan 7 golongan yang mendapat naungan Allah di akhirat kelah diantaranya (1) Imam yang adil, (2) seorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allâh, (3) seorang yang hatinya bergantung ke masjid, (4) dua orang yang saling mencintai di jalan Allâh, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, (5) seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allâh.’ Dan (6) seseorang yang bershadaqah dengan satu shadaqah lalu ia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfaqkan tangan kanannya, serta (7) seseorang yang berdzikir kepada Allâh dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya.” lebih lanjut dikatakan Safir Muhamad, Yang dimaksud dengan pemimpin atau imam  yaitu seorang yang mempunyai kekuasaan besar seperti raja, presiden atau yang mengurusi urusan umat , pak Walikota termasuk seorang pemimpin karena tugas kesehariannya mengurusi umat , baik urusan kemasyarakatan, pemerintahan maupun pembangunan . Sedangkan yang  dimaksud adil yaitu seorang imam yang tunduk dan patuh dalam mengikuti perintah Allâh Azza wa Jalla dengan meletakkan sesuatu pada tempatnya, tanpa melanggar atau melampaui batas dan tidak menyia-nyiakannya. Keadilan seorang imam yaitu dengan menegakkan kalimat Tauhid di muka bumi dan menyingkirkan segala perbuatan syirik, dan melaksanakan hukum-hukum Allâh Azza wa Jalla, sebab kezhaliman yang paling zhalim adalah perbuatan menyekutukan Allâh padahal Allâh-lah yang menciptakannya. Dalam kesempatan tersebut Walikota memberikan bantuan Al Quran dan Uang dari BAZ Kota Semarang kepada Takmir Masjid At Taqwa yang diterima oleh Prof. Dr. Abu Suud Ketua takmir Masjid tersebut merupakan sesepuh yang sekaligus seorang penulis .Tulisanya banyak kita jumpai di kolom suara merdeka pada hari Minggu, bahwa “aspek budaya lebih penting dari aspek lainnya, “imbuhnya.