• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Siapa Taat Kepada Allah, Dimudahkan Urusannya

 20-06-2016 18:46 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 359 kali Berita Kota
Memasuki pertengahan ramadhan, Pemkot Semarang masih menggelar acara rutin tarawih keliling. Kali ini giliran Lanal Semarang yang berlaku sebagai tuan rumah di Masjid Lanal Semarang Jl. Arteri RE Martadinata 12, Jumat (17/6). Danlanal Semarang Kolonel Laut (P) Elka Setyawan merasa senang dengan kehadiran Walikota Semarang beserta rombongan di wilayah tempat kerjanya. “Kehadiran Bapak Walikota disini sangat luar biasa. Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini bisa bermanfaat dan mendapat ridho Allah SWT,” ujarnya. Sementara Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang malam itu hadir diantara para jamaah menyampaikan dalam sambutannya bahwa ada dua hal yang harus dilakukan jika ingin menjadi orang yang sukses yaitu  harus selalu mengevaluasi diri, tidak dendam, selalu mengingat kebaikan orang lain, serta tidak semena-mena terhadap orang lain.  “Kita memiliki dua mata, yang satu untuk melihat kebaikan orang lain, dan yang satunya kekurangan kita.  Jika kebalik maka akan merusak keadaan,” tambah Walikota. Sedangkan dalam tausiyah, KH abdul hamid memaparkan bahwa kita harus menjadi hamba yang selalu bersyukur agar selalu dimudahkan urusannya. “Barang siapa taat kepada allah akan diberi jalan keluar dari setiap masalah dan dimudahkan urusannya. Masyarakat yang taat baik pemimpin dan rakyatnya Allah akan memudahkan urusannya,” ujarnya. Hal itu tidak perlu diragukan lagi. Karena, lanjutnya, janji Allah dalam surat  Al-A’raf: 96 “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” Pihaknya melanjutkan, seperti cerita tentang seseorang yang membeli tanah kepada seseorang, kemudian sang pembeli menemukan emas di tanahnya kemudian karena hanya membeli tanahnya sang pembeli mengembalikan emasnya kepada penjual tanah, karena keduanya tidak mau akhirnya dibawa ke pengadilan, Dan cerita lain yaitu ada tiga orang yang menemukan 2 bongkah emas ketika berjalan, karena mereka bertiga mempunyai niatan buruk akhirnya salah satu diantara mereka disuruh membeli makan dan yang membeli makan berfikiran karena emasnya hanya dua aku akan membunuh mereka dengan meracuni makanan ini, dan 2 orang yang menjaga emas pun berfikiran buruk, jika yang membeli nasi kembali mereka akan berpura pura rebut kemudian memukul nya dengan batu sehingga emas dibagi berdua, akhirnya saat pembeli nasi kembali keributan terjadi lalu sang pembeli nasi mati dipukul batu, merasa puas akhirnya dua orang tersebut memakan nasi yang sudah diracun dan akhirnya ikut mati.        “Manakala ada komponen masyarakat yang cinta dunia serta dilandasi perasaan iri, dengki, persaingan yang tidak sehat maka akan terjadi masalah yang tidak kunjung selesai. Manakala semua orang merasa diawasi dan didengar oleh Allah dimanapun maka masyarakat akan bertindak jujur, amanah, tidak berani menjelekkan orang lain,” pungkasnya.