• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Walikota : Fasilitas Kebersihan Akan Ditambah, Tetapi Butuh Komitmen Masyarakat

 25-07-2016 15:21 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 324 kali Berita Kota
Usai menerima penghargaan Adipura Jumat (22/7) kemarin, Senin (25/7) pagi Walikota melaksanakan apel di Kecamatan Semarang Selatan. Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan bahwa perolehan penghargaan tersebut berkat sumbangsih seluruh jajaran Pemkot termasuk jajaran kecamatan Semarang Selatan. “Persoalannya bukan memperoleh penghargaannya, tetapi mempertahankannya yang sulit. Jika lima kali berturut-turut maka persembahan kepada Kota tercinta ini sangatlah te[at dengan diraihnya adipura. Namun masih ada yang harus disempurnakan karena belum memperoleh Adipura Kencana,” tuturnya. Menurutnya kondisi lingkungan di Kecamatan Semarang selatan ini sudah cukup baik. “Seperti  kondisi jalan di kampung sudah dicat rapi, banyak juga pot-pot besar penuh dengan tanaman. Tidak adanya lahan di wilayah sini tidak menjadi masalah karena bisa digantikan dengan pot-pot,” ujarnya. Pihaknya meyakinkan akan menambah fasilitas kebersihan tetapi bagaimanapun diperlukan komitmen dari seluruh pihak terutama masyarakat luas. Dalam kesempatan tersebut Walikota meminta kepada pegawai kecamatan agar dapat berkomitmen berangkat tepat waktu. “Mari jaga wilayah kita ini, berikan pelayanan yang baik, serta berikan kemudahan untuk ijin usaha agar usahanya berkembang. Semua orang dapat melihat dan memantau ruang gerak kita, untuk itu mari hilangkan pungli. Saya tidak akan arogan dengan siapapun selama yang satu dengan yang lain saling berkomitmen untuk disiplin dan loyal,” tegasnya. Usai melakukan apel, Walikota beserta Kepala Dinas Pasar Kota Semarang meninjau pasar Rejomulyo. Walikota menyayangkan para pedagang tidak menempati pasar Rejomulyo tersebut padahal  bangunannya sudah jadi dan kondisinya baik. Keengganan pedagang menempati pasar tersebt dikarenakan kondisi lantai yang licin, pembuangan yang menggunakan pipa, serta bongkar muat yang terlalu kecil. “Saya berharap sesame pedagang dapat saling menghargai, tidak menghambat usaha teman pedagang lain. Saya ingin semuanya nyaman berjualan disini. Sembari berjalan silakan masuk dulu bagi yang berminat. Namun jangan mempengaruhi pedagang lain untuk tidak masuk ke pasar ini,” pungkasnya.