• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Kota Semarang memperingati  Hari Anak Nasional Tahun 2016

 29-07-2016 11:42 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 453 kali Berita Kota
Pemerintah Kota Semarang mengadakan Peringatan Hari Anak Nasional 2016 ( HAN 2016 ) di Gedung Balaikota Semarang .Dengan mengangkat tema ’’Akhiri Kekerasan terhadap Anak ’’, acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota semarang Hendrar Prihadi dan dihadiri oleh SKPD Kota Semarang. Dimeriahkan oleh forum anak tingkat Kota Semarang (FASE), dan tingkat kecamatan se-Kota Semarang. Dengan tema yang singkat dan tegas dapat membangkitkan awareness atau kesadaran kita bersama mengenai pentingnya meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak. Mengingat dalam beberapa tahun terakhir, terjadi banyak kasus kekerasan terhadap anak yang sempat menjadi trending topic di Indonesia. Sebut saja kasus kematian Engeline di Bali, kasus penelantaran 5 anak di Cibubur, kasus pemerkosaan Yuyun di Bengkulu dan masih banyak lagi. Persoalan anak bukan hanya tanggung jawab Bapermasper, namun semua unsur masyarakat harus bergerak bersama-sama, tidak sendiri-sendiri. Untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak butuh sebuah kerja keras yang luar biasa, koordinasi dan kerja sama yang hebat di antara semua stakeholder termasuk di dalamnya adalah peran aktif orang tua dan guru untuk terus melindungi anak dari tindak kekerasan. Persentase anak yang menjadi korban kekerasan adalah terjadi di lingkungan rumah dan sekolah, pelakunya pun juga lebih banyak dari kalangan yang dekat dengan anak. Dalam wawancaranya hendi mengatakan bahwa anak merupakan bagian dari generasi bangsa. ’’Masa pertumbuhan anak seharusnya diisi dengan gembira dan ceria’’. Banyak sekali anak-anak sekarang ini yang menjadi korban eksploitasi seksual seperti perkosaan dan sodomi. Himbauan terhadap warga semarang agar tidak memberikan uang dipinggir jalan, salurkan uang anda ditempat yang lebih tepat. Sosialisasi perda terus dilakukan agar masyarakat semakin paham.Komitmen itu apabila dilakukan dengan bersama-sama Semarang  akan menjadi kota yang melindungi dan memberdayakan anak, ujarnya. Pemerintah Kota Semarang sendiri akan terus berupaya melalui kebijakan-kebijakan yang pro terhadap perlindungan anak. Perda perlindungan anak dan perempuan, peningkatan sarana prasarana infrastruktur yang mendukung upaya perlindungan terhadap anak, antara lain penerangan jalan, sarana transportasi yang aman dan nyaman bagi anak dan perempuan serta peningkatan peran lembaga khusus penanggulangan kekerasan terhadap anak dan perempuan (Pusat Pelayanan Terpadu ”Seruni”) Dalam kesempatan yang sama Hendi juga mencanangkan”Gerakan Minum Susu’’.    Ayo biasakan minum susu setiap hari, karena dengan minum susu, tubuh kalian menjadi sehat, kuat dan yang dihasilkan adalah pikiran-pikiran positif dan hebat untuk meraih masa depan dan cita-cita yang kalian impikan.”Minum susu jadi sehat,jadi kuat,Semarang Hebat’’,pungkasnya. Selamat hari anak. Hidup dan Jayalah Anak-anak Kota Semarang.