• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

HENDI AJAK PELAJAR UNTUK MEMBANGUN KOTA SEMARANG

 18-08-2016 15:06 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 464 kali Berita Kota
Kamis (18/08) Masih dalam rangka HUT Republik Indonesia ke 71, di Lapangan Tri Lomba Juang Semarang terlihat riuh dengan deretan peserta “Lomba Dagongan” tingkat pelajar dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA 2016. Acara yang diselenggarakan selama dua hari (18-19/08)  oleh Pemkot Kota Semarang dalam hal ini Dinas Sosial, Pemuda Dan Olahraga (DINSOSPORA) Kota Semarang ini dibuka langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Hadir dalam acara tersebut beberpa SKPD terkait dan para pelajar peserta lomba. Dilaporkan Kepala Dinsospora Gurun Risyadmoko yang juga merupakan Ketua Panitia Lomba Dagongan Pelajar 2016, bahwa peserta Lomba Dagong Pelajar 2016 ini diikuti 777 peserta pelajar yang terdiri jenjang SD/MI 31 tim putra 33 tim putri, jenjang SMP/MTs 20 tim putra 21 tim putri, jenjang SMA/MA/SMK 6 tim putri. Ditambahkan Gurun, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata bentuk kepedulian Dinas Sosial, Pemuda dan Olahraga Kota Semarang dalam pengembangan rekreasi  serta mengenalkan olahraga rekreasi kepada masyarakat Kota Semarang. “harapannya, dengan Lomba Dagongan pelajar 2016 ini adalah upaya menciptakan sumber kekuatan untuk membangun masyrakat Kota Semarang yang sehat dan cerdas jasmani maupun rohani” harap Gurun. Sementara itu sebelum membuka Lomba Dagongan Pelajar 2016, dihadapan peserta, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, bahwa dengan diadakan Lomba Dagongan yang butuh kekompakan tersebut, Walikota Semarang berharap selalu terus menjaga sportivitas dalam perlombaan dan membangun kekompakan membangun Kota Semarang dalam hal ini mengutamakan tugas sebagai pelajar. “kalah menang itu biasa, yang penting adik-adik harus menjunjung tinggi sportivitas, dan yang terpenting adalah persahabatan. Permainan Dagongan ini adalah permainan tradisional dengan membutuhkan metode kekompakan dan gotong royong. Sama seperti Kota Semarang yang butuh kekompakan dan kebersamaan untuk membangun. Sebagai pelajar, bangunlah Kota Semarang dengan mengutamakan tugas yaitu belajar. Ancaman kita bukan penjajah namun narkoba yang bisa membuat masa depan akan hilang.” tukas Hendi sapaan akrab Walikota Semarang. Mengawali Lomba Dagong Pelajar 2016 Kota Semarang, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengibaskan bendera di hadapan kedua tim pertama yang bertanding sebagai tanda lomba telah resmi dimulai.