• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Walikota Berharap Pembangunan Fisik Bandara Cepat Rampung

 23-08-2016 17:30 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 350 kali Berita Kota
Walikota Semarang bersama pimpinan Dinas Bina Marga, DTKP, dan Asisten Administrasi Pemerintahan melakukan peninjauan proyek di jalan akses bandara baru PRPP, Selasa (23/8). Walikota, Hendrar Prihadi mengatakan bahwa pembngunan bandara Ahmad Yani harus didukung oleh semua elemen, terutama Pemkot Semarang. Dalam pembangunanakses jalan baru untuk masuk ke kawasan Bandara Ahmad Yani, pihaknya mengakui adanya miss administrasi yang harus segera dituntaskan, yaitu masih terkendala penyambungan jalan masuk. “Kami telah menyampaikan kepada pimpinan proyek bahwa semua harus berjalan berdasarkan aturan yang benar. Saya berharap persoalan itu dapat diselesaikan secara pararel. Masalah diselesaikan, begitu pula dengan pembangunannya,” ujar Walikota. Sementara menurut Pimpinan Proyek Pembangunan Bandara Ahmad Yani Indah Prihastuti di Tawang Mas di sela peninjauan proyek, penyambungan jalan masuk ini terkendala dengan lahan milik Pemkot Semarang. “Karena miliki Pemkot, harus ada kerelaan untuk melepas aset tersebut. Memang hanya sekitar 40 meter, namun harus solusi adminitrasi karena dari sisi pengerjaan, kami harus rampung pada Desember tahun ini,” terangnya. Dijelaskan, pihaknya berharap persoalan adminitrasi ini bisa dirampung sembari pihaknya menyelesaikan penyambungan jalan. Terlebih dari masa pengerjaan, pihaknya memiliki batas waktu hingga akhir tahun. Secara umum, pengerjaan paket I diakuinya sudah rampung. Secara keseluruhan, pembangunan bandara baru ini sudah mencapai tahap 63 persen dengan penyelesaian apron dan akses jalan masuk. “Kalau apron sudah rampung dengan kapasitas total 58 ribu penumpang. Target keseluruhan rampung adalah April 2018 mendatang, tapi khusus untuk paket jalan ini harus rampung akhir tahun 2016,” tukasnya. Menanggapi hal itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengaku akan melakukan percepatan administrasi. Pihaknya tidak ingin menghambat proses pembangunan bandara baru. Iapun berharap agar pembangunan fisik bandara tetap dilanjutkan sesuai schedule. Pihaknya akan melakukan penyelesaian adminitrasi apakah nantinya jalan sepanjang 40 meter tersebut akan dilepas sebagai asset Pemkot atau skema alih lahan lain. “Kalau pelepasan asset kan harus dengan persetujuan dewan jadi prosesnya agak panjang, tapi kami berkomitmen untuk mendukung penuh pengerjaan ini,” tuturnya. Ditambahkan Hendi, memang ada beberapa kendala terkait pembangunan bandara baru ini. Di antaranya adalah terkait penyambungan jalan aset Pemkot-Angkasa Pura, pembangunan ruas jalan menuju fasum fasos pengembang serta ketersediaan lahan Pemkot seluas 1,8 Ha sebagai supporting. Terkait reklamasi, Hendi akan meminta seluruh dinas di lingkungan Pemkot Semarang agar tetap memelihari kawasan di sekitar bandara ini. Ia memastikan agar tidak ada bangunan yang dibangun di lahan tersebut. “Kalau reklamasi kan izinnya dikeluarkan Pemkot. Kami akan sampaikan ke dinas agar alur air laut bisa tetap terpelihara dan agar tidak ada bangunan,” pungkasnya.