• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Peningkatan Infrastruktur Masih Jadi Fokus Walikota

 22-09-2016 15:55 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 434 kali Berita Kota
Memulai tugas paginya, Kamis(22/9) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyempatkan diri melakukan tinjauan ke trotoar jalan Imam Bonjol. Trotoar tersebut, sebulan terakhir ramai menjadi perbincangan netizen karena bentuk dan detailnya yang rapi dan menarik. Wali Kota sibuk meneliti setiap jengkap trotoar. Keberhasilan penataan dan pembangunan trotoar jalan Imam Bonjol ini juga telah menarik perhatian netizen yang ramai mengunggah foto trotoar di sosial media.

Hasil pengerjaan serta pemasangan keramik lengkap dengan taman dan bangku pedestrian diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki yang melintasi kawasan Jalan Imam Bonjol. Walikota pun berharap pembangunan dapat dilakukan di ruas jalan lain sehingga memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki. Puas meninjau kawasan Jalan Imam Bonjol, Walikota pun bergegas melanjutkan kunjungannya ke jalan Jolotundo yang notabene merupakan jalan baru di Kota Semarang.

Jalan Jolotundo merupakan jalan tembus atau jalan pintas yang dibangun Pemerintah Kota Semarang untuk mengurai kemacetan yang mulai kerap terjadi di Jalan Majapahit dan Jalan Gajah Semarang. Kedepan, pada kawasan Jalan Jolotundo inilah pemerintah Kota Semarang akan membangun sebuah konsep percontohan yang dinamakan Jalur Hijau. Pada kepala dinas Bina Marga, Iswar Aminudin, yang turut dalam tinjauan Walikota meminta laporan terkait proses pengerjaan jalur hijau di Jalan Jolotundo tersebut. Menurut Iswar, sebanyak 100 orang dikerahkan untuk penyelesaian jalur hijau ini. Wali Kota pun memberikan beberapa arahan dan meminta agar pengerjaannya dipercepat agar bisa segera melakukan penyelesaian lainnya.

"Infrastruktur masih menjadi fokus utama dalam penataan Kota Semarang", jelas Walikota yang membawa Kota Semarang menjadi satu-satuya Kota di Indonesia untuk dinobatkan sebagai Kota Paling Tangguh Sedunia oleh Rockefeller Foundation di tahun 2016 ini. Dengan memperbaiki serta  mempercantik infrastruktur, targetnya akan ada perubahan kultur serta kebiasaan masyarakat Kota Semang untuk lebih menjaga dan cinta kepada kotanya", tegasnya.

"Urusan jalan di Kota Semarang saja panjangnya 2.690 km, belum termasuk urusan pemukiman, pasar, drainase, dan seterusnya", jelas Wali Kota. Oleh karenanya, Wali Kota selalu mengingatkan seluruh sedulur-sedulur jajaran Pemkot Semarang untuk fokus serta bekerja efektif dan efisien agar infrastruktur di Kota Semarang dapat menjadi lebih baik dan lebih hebat, tambahnya. Sebelumnya, Wali Kota juga menyempatkan diri meninjau pompa Bulu. Didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan camat Semarang Utara, Walikota menemui adanya kendala lokasi bukan mesin. Untuk itu, akan ditempuh solusi pengurasan saluran hingga bersih untuk kemudian dilakukan pengecoran.