• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

310 Tumpeng dan Pentas Wayang Kulit semarakkan  Satu Suro di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang

 03-10-2016 05:53 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 430 kali Berita Kota
Peringatan 1 Muharram 1438 Hijriyah (malam 1 suro ) merupakan Tahun Baru Islam 2016 adalah peristiwa bersejarah umat islam yang selalu diperingati setiap tahunnya sebagai hari besar permulaan tahun menurut perhitungan bulan islam. Untuk memeriahkan Tahun Baru Islam tersebut Kota Semarang menggelar pentas wayang kulit dengan Dalang Ki Purbo Asmoro dan makan nasi tumpeng bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Sabtu malam (1/10).

Sebanyak 310 nasi tumpeng berisi lengkap dengan lauk pauknya dihadirkan di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang untuk menyambut tahun baru 1 Muharram 1438 Hijriyah. Ratusan tumpeng sumbangan dari berbagai kalangan mulai dari Perusahaan, Hotel,hingga element masyarakat Kota Semarang, disediakan untuk disantap bersama oleh seluruh warga yang hadir.

Setelah didoakan oleh ulama, tamu undangan serta masyarakat dari berbagai kalangan yang berada disekitar lapangan Pancasila Simpang Lima  yang sudah duduk berkelompok segera menyantap nasi tumpeng yang berada dihadapannya.

Wali Kota Semarang dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang bertajuk Semarang Semanak 2016 ini menghadirkan ratusan tumpeng yang merupakan sebuah budaya untuk menyambut pergantian tahun. Dengan kegiatan ini seluruh element masyarakat bisa duduk bersama menikmati tumpeng atau makan bersama yang dalam bahasa jawa dikenal dengan istilah “Kembul Bujono”.

Pergantian tahun baru islam maupun atau dalam kalender jawa disebut satu suro ini menurut Wali Kota semestinya menjadi sarana untuk saling intropeksi diri dalam kehidupan yang telah dijalaninya selama satu tahun kebelakang. Termasuk upaya Pemerintah Kota Semarang dalam membangun daerah yang harus didukung bersama – sama oleh seluruh element masyarakat.

Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi peran serta seluruh kalangan dalam menyukseskan kegiatan ini. Warga sekitar yang menikmati sajian tumpeng ini selain rasanya enak untuk dimakan warga juga mengaku senang lantaran bisa berkumpul bersama pejabat Pemerintah Kota Semarang, karena jarang bisa bertemu dengan para pejabat penting.

Dalam kegiatan ini, anggota group lawak Srimulat Yati Pesek, akan mendampingi  Ki Purbo Asmoro membuat banyolaaan – banyolan jenaka saat akan menceritakan lakon Bima. Dengan adanya peringatan 1 Muharram 1438 Hijriyah ini diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat akan makna peringatan itu.