• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

HENDI AJAK PEJABAT TIRU TELADAN PAHLAWAN PERTEMPURAN 5 HARI DI SEMARANG

 06-10-2016 15:19 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 522 kali Berita Kota
Sukoharjo - Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Istilah tersebut diaplikasikan oleh Pemerintah Kota Semarang dalam memperingati Pertempuran Lima Hari di Semarang. Agenda rutin yang dilakukan Pemkot Semarang kali ini dilakukan pada hari Kamis (6/10).

Agenda tersebut adalah ziarah ke makam Gubernur Pertama Jawa Tengah Wongsonegoro di Sukoharjo yang merupakan pahlawan bagi Kota Semarang di pertempuran lima hari di Semarang. Ziarah dipimpin langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Ikut dalam rombongan ziarah adalah Muspida, Kepala SKPD, Camat, Lurah se-Kota Semarang, paguyuban pelaku pertempuran lima hari di Semarang dan keluarga Gubernur Pertama Jawa Tengah Wongsonegoro.  

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan bahwa ziarah ke makam Wongsonegoro merupakan kegiatan Pemkot Semarang untuk menghargai jasa pahlawan.   “bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan. Jangan pernah melupakan sejarah dan Bapak Wongsonegoro, karena beliau adalah pahlawan bagi Kota Semarang di pertempuran lima hari di Semarang. Kami berharap bisa meneruskan perjuangan beliau.” terangnya.  

Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanyalah kegiatan ceremony biasa.   “jangan anggap ziarah ini sebagai kegiatan ceremony biasa, perlu diingat ,dengan ziarah ini kita dapat meniru teladan dari figur Bapak Wangsonegoro.

Beliau tidak pernah malu untuk turun ke masyarakat. Seperti saat ini, Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo yang menginstruksikan agar kita para pejabat untuk turun kebawah menyerap aspirasi masyarakat. Saya berharap momentum pertempuran lima hari di Semarang ini bisa memacu semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” imbuhnya.  

Ziarah diakhiri dengan doa dan upacara tabur bunga di makam tersebut diikuti dengan para Muspida, para pejuang pertempuran, dan masyarakat sekitar.    

Sementara terkait peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Pemkot Semarang akan mengadakan ceremonial upacara yang di pusatkan di kawasan Tugu Muda pada tanggal 14 Oktober mendatang, Kepala Dinas Sosial, Pemuda, dan Olahraga (DINSOSPORA) Kota Semarang Gurun Risyadmoko  mengatakan “ Bahwa guna mendukung event tersebut, jalan-jalan disekitar kawasan tersebut akan ditutup H-1 untuk gladi bersih mulai sore hari dan pada saat acara di tutup mulai pukul 16.00 s/d selesai sehingga masyarakat diminta mencari jalan altrernatif”, urainya.