• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

KUA PPAS Perubahan 2016 Ditandatangani

 07-10-2016 20:28 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 688 kali Berita Kota
DPRD Kota Semarang bersama Pemkot Semarang, Jumat(7/10) melakukan penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD Perubahan 2016 sebesar Rp 4.3 triliun. Penandatanganan dilakukan di ruang paripurna DPRD  Nilai ini bertambah sekitar Rp 20,951 miliar jika dibandingkan dengan APBD murni 2016 lalu.

Penambahan pendapatan ini akan dialokasikan pada sejumlah dinas meliputi DTKP, Dinas Bina Marga, Dinas Koperasi UMKM, Disnakertrans, Disperindag, Kantor Ketahanan Pangan dan Bapermasper.  

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Semarang, Supriyadi dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Usai penandatangan ini, akan dilakukan pembahasan di komisi untuk selanjutnya disahkan sebagai DPA Perubahan 2016.   

Usai penandatangan Walikota Semarang mengakui adanya sejumlah PR yang wajib dituntaskannya bersama jajaran Pemkot Semarang. Namun, dirinya optimis dapat menyelesaikan berbagai rencana yang telah diagendakan secara tuntas dan tepat waktu.

“PR yang lumayan berat adalah adanya anggaran yang tertunda dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat sebesar 260 miliar rupiah. Namun, kami telah melakukan evaluasi dan sepakat menunda beberapa kegiatan sampai akhir anggaran tahun 2016,” ungkap Walikota.

Yang jelas, sejumlah agenda kegiatan yang direncakan dan belanja langsung pegawai tetap dilaksanakan. Walikota juga optimis anggaran perubahan ini dapat rampung mengingat pos anggaran berkisar pada kegiatan maintenance dan memastikan kegiatan pelayanan dasar dapat berjalan. Dicontohkannya, kegiatan pelayanan kebersihan, penyediaan solar untuk siaga pompa banjir, dan sewa alat bantu pengerukan masih dapat terlaksana dengan baik.  

Senada dengan Walikota Semarang, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi juga optimis anggaran dapat terselesaikan mengingat alokasi untuk kegiatan fisik pemeliharaan dan diluar lelang. Seperti pembangunan wilayah pemukiman serta pengaspalan jalan.