• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Wali Kota Semarang berantas Pungli di Kota Semarang

 26-10-2016 07:03 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 231 kali Berita Kota
Sebagai tindak pencegahan terjadinya pungutan liar (pungli) dilingkungan Pemerintah Kota Semarang Wali Kota Semarang  Hendrar Prihadi turun langsung melakukan sidak di beberapa tempat pelayanan masyarakat di Kota Semarang, Selasa (25 / 10).

Pemerintah Kota Semarang mendukung penuh kebijakan pemberantasan praktik pungutan liar (pungli ) yang dilakukan aparat penegak hukum. Karena memang  dengan alasan apapun praktik pungli tidak dibenarkan. Untuk itu, pengawasan dan pemantapan di instansi – instansi terus dilakukan. Bahkan inspeksi mendadak ke dinas – dinas yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat juga dilaksanakan, tak terkecuali di kecamatan dan kelurahan.

Pemkot Semarang sedari dulu sudah berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan secara bersama- sama. Bila ada masyarakat yang diminta sejumlah uang liar untuk pengurusan, maka dimohon untuk segera melapor. Selain itu Hendi mengatakan didalam melayani masyarakat tidak boleh adanya pungli, jika terbukti adanya pungli pihaknya akan menjatuhi hukuman pidana.

Di kecamatan Tugu tidak ada pungli, pelayanan sudah  berjalan baik, berharap mesin nomor antrian segera diperbaiki agar nomor antrian tidak menumpuk. Pelayan e-ktp, minggu lalu mesin cetak di DISPENDUKCAPIL rusak, tetapi saat ini sudah diperbaiki, namun masyarakat belum mendapatkan blangko e-ktp. Di pemerintahan sudah memberhentikan posisi 2 orang terkait pungli di Dinas maupun kelurahan.  

Di Dishubkominfo Kota Semarang pada hari ini tidak ditemukan pungli pada setiap pengurusan uji KIR kelayakan kendaraan bermotor yang membayar sesuai aturan. Wali Kota berharap pelayanan agar lebih cepat sehingga waktu tunggu lebih cepat dari orang – orang diluar bukan calo melainkan yang memiliki surat tugas dari perusaahaan untuk mengurus KIR,  pembayaran sudah ditentukan mengenai aturan sudah tertera pada spanduk yang sudah terpasang, tambah Wali Kota.

PNS dilingkungan Pemkot Semarang diharapkan agar melaksanakan kerja sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya dan mengedepankan prisnsip kerja ikhlas dan amanah.