• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Dela, Penderita Radang Otak Terima Kursi Roda

 26-10-2016 07:05 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 57 kali Berita Kota
Selasa(25/10) siang Walikota menyerahkan bantuan komunitas Wamama (Wartawan Mancing Mania) berupa kursi roda kepada anak penderita radang otak, Videla Orista Hariyani (13). Dela panggilan akrabnya menderita radang otak sejak usai 8 bulan. Penyakit ini diderita Dela dengan diawali panas tubuh yang sangat tinggi. Sejak menderita penyakit ini, Dela hanya bisa terkulai lemas tidur dikasurnya. Dela merupakan putri kedua, dari tiga bersaudara. Ibu Dela, Mami Sulistyawati (35) saat ini bekerja sebagai asisten rumah tangga di daerah Gang Baru. Mami, bersama 3 anaknya dan sang kakek tinggal di kamar kost berukuran 3x3 m yang beralamat di Jl. Kelengan Kecil 632A, RT 4/RW 3, kelurahan Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah.

Walikota berharap dengan adanya bantuan kursi roda ini dapat memberikan pencerahan dan semangat bagi Dela serta keluarga. Bantuan ini diharapkan pula dapat mengetuk kepedulian dan perhatian warga sekitar sehingga dapat ikut membantu keluarga prasejahtera.

“Dengan kursi roda ini semoga adik Dela dapat merasakan menghirup udara dan hangatnya matahari di luar kamar,” ungkap Walikota. Usai menyerahkan bantuan Walikota pun berkesempatan membantu Dela menduduki kursi barunya dan mendorong Dela keluar kamar menuju teras. Pemerintah kota melalui Dinsospora memberikan fasilitas panti untuk Dela jika berkenan untuk mendapatkan pengasuhan dan penanganan yang lebih baik. Walikota pun meminta Camat Semarang Tengah dan Kepala Dinsospora berkoordinasi dengan ibu Mami untuk mengurus administrasi pengobatan gratis bagi Dela.

Walikota juga mengapresiasi inisiatif kawan-kawan wartawan yang tergabung dalam komunitas Wamama (Wartawan Mancing Mania). Komunitas ini mengumpulkan bantuan dari para donatur untuk kemudian diserahkan kepada warga yang sangat membutuhkan. Diakui Walikota, semua urusan kota ini tak akan dapart tertangani hanya oleh pihak pemerintah saja. Namun, harus ada keikutsertaan semua pihak untuk menyelesaikan bersama hingga beres.