• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Walikota Pimpin 10 Ribu Orang Lakukan Kirab Budaya

 20-11-2016 16:41 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 103 kali Berita Kota
10.000 ribu orang memadati arena Car Free Day Jalan Pemuda, Kota Semarang sejak pukul 6 pagi, Minggu(21/11). Mereka datang dengan memakai atribut-atribut yang melambangkan keberagaman Indonesia untuk mengikuti kirab budaya. Kegiatan ini diinisiasi oleh Walikota Semarang yang juga Ketua Taruna Merah Putih Jawa Tengah, Hendrar Prihadi, dengan mengusung tema “'Pancasila' Rumah Kita”.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait beserta istri. ?Sebanyak 10.000 orang yang hadir dalam kegiatan tersebut merupakan perwakilan seluruh organisasi masyarakat yang ada di Kota Semarang, diantaranya adalah Taruna Merah Putih, KNPI, FKPPI, GP Ansor, Pendeta Gamki, GMNI, HMI, BEM mahasiswa, Menwa serta KAMMI. Selain itu, kirab tersebut juga diramaikan komunitas etnis, komunitas sepeda onthel, serta kesenian rebana dan drum band.

Peserta kirab berjalan melintasi jalan-jalan protokol di Kota Semarang dimulai dari depan Balaikota Semarang, Jalan Pemuda, dan berakhir di Jalan Pahlawan tepatnya di halaman DPRD Provinsi Jawa Tengah sebagai garis akhir rute kirab. Peserta dilepas langsung oleh Hendrar Prihadi dan Maruarar Sirait. Dalam kegiatan tersebut, Maruarar Sirait menyampaikan terima kasih kepada Walikota Semarang karena telah menginisiasi kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini menunjukkan komitmen terhadap Indonesia yang dilandasi oleh pancasila", tutur Maruarar. "Negara Indonesia adalah negara demokrasi karena demo diperbolehkan tetapi juga negara hukum sehingga boleh menyampaikan pendapat tetapi tidak boleh anarkis", tegasnya yang disambut oleh tepuk tangan riuh masyarakat yang hadir.

Senada dengan Maruarar, Walikota yang akrab disapa Hendi ditemui di halaman DPRD Provinsi Jawa Tengah, mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan Taruna Merah Putih untuk merawat kebhinekaan yang ada di Indonesia. 

"Kalau saudara kita di luar sana masih mempersoalkan soal Sara, melalui kegiatan ini kami warga Kota Semarang justru ingin menunjukkan bahwa keberagaman itu indah", tutur Walikota. 

Dirinya merasa jika isu sara masih terus menjadi persoalan, maka hal ini akan menjadi sebuah kemunduran bagi bangsa, tegasnya. Saiful (29), salah satu peserta mengatakan sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. "Ini adalah bentuk solidaritas saya terhadap kebhinekaan di Indonesia, dan sangat apresiasi kepada pak Walikota yang mau ikut turun ke jalan bersama dengan kami semua", tuturnya.