• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

PM Belanda Tandatangani LoI Kelanjutan Polder Banger

 22-11-2016 19:03 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 276 kali Berita Kota
Rombongan Kerajaan Belanda yang dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Belanda, Mr. Mark Rutte, meninjau langsung keberhasilan Polder Banger dalam penanganan rob dan banjir di Kota Semarang, khususnya wilayah Semarang Timur, Genuk dan  Kawasan Kota Lama, Selasa(22/11).

Rombongan juga diikuti oleh Mrs. Melanie Schultz van Haegen selaku Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Pemerintah Belanda, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Mr. Rob Swartbol serta Dewan Perairan Daerah Belanda, Mr. Hans Oosters. Tak hanya itu, Menteri PUPR, DR. Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc. dan Gubernur Jawa Tengah pun turut serta dalam tinjauan tersebut.     

Rombongan didampingi Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menyaksikan langsung keberadaan rumah pompa yang telah beroperasi dan berhasil menangani rob banjir kawasan Semarang Timur seperti wilayah Kemijen, Kaligawe dan Genuk.

“Cakupan sistem polder banger tersebar hingga 10 wilayah dan mampu mengentaskan banjir bagi kurang lebih 21 ribu keluarga di kawasan tersebut,” terang Walikota. Penanganan rob dan banjir dengan sistem polder Banger ini telah diinisiasi sejak 15 tahun lalu sebagaimana sistem yang diterapkan di Kerajaan Belanda. Mr. Mark Rutte menilai upaya menjaga penurunan tanah sangat penting dilakukan dalam penanganan rob dan banjir. Hal ini menjadi agenda penting untuk mendorong ekonomi dan menjaga kehidupan masyarakat.   

“Kami saling belajar. Indonesia belajar dari Belanda, dan kami pun belajar pada Indonesia dalam menangani banjir,” ungkap Mr. Mark.   

Senada dengan Mr. Mark, Melanie Schultz van Haegen selaku Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Pemerintah Belanda, menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang sudah sangat baik terbina dalam penanganan rob banjir di Kota Semarang. Menyaksikan keberhasilan program ini, pemerintah kerajaan Belanda berminat untuk melakukan kerjasama lanjutan dengan Kota Semarang. Penandatangan Kerjasama Lanjutan dilakukan langsung oleh Walikota Semarang dan Dewan Perairan Daerah Belanda, Mr. Hans Oosters di lokasi Polder Banger.

Penandatangan disaksikan pula oleh PM kerajaan Belanda dan Gubernur Jawa Tengah. Penanggulangan rob dan banjir di Kota Semarang dilakukan secara intergral untuk seluruh kota Semarang. Salah satunya diwujudkan melalui pilot project Polder Banger yang rencananya selesai total pada tahun 2017 mendatang. Kerjasama tersebut, dengan ditandatanganinya LoI diperluas dengan penanganan dan pendampingan water management serta konservasi wilayah Kota Lama.

Dengan tertanganinya rob dan banjir, kedepan konservasi kawasan Kota Lama akan berjalan lebih optimal. Selain mengunjungi Polder Banger, rombongan delegasi Belanda juga mengunjungi Polder Tawang, Gereja Blenduk dan Lawangsewu.