• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

MBAK ITA KEBUT REVITALISASI PEMBANGUNAN PASAR JOHAR

 25-11-2016 06:53 WIB    by Admin    Dilihat: 19 kali Berita Kota
Semarang – Pemerintah Kota Semarang betul-betul serius dalam pembenahan Pasar Johar setelah terjadi kebakaran beberapa waktu lalu. Pasar tradisonal terbesar se Asia Tenggara tersebut sangat  membutuhkan penanganan yang khusus dan cepat terutama pada proses pembangunan dan penataan kembali  pasca kebakaran.

Setelah beberapa waktu lalu diadakan Forum Group Discussion (FGD) tahap I, kembali Pemkot Semarang melalui Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Semarang mengadakan kegiatan “Seminar  DED Revitalisasi Pasar Johar, Bangunan Konservasi Dan Non Konservasi Kota Semarang” tahap II (24/11) yang bertempat di bangunan lawas Kota Semarang Lawang Sewu.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Plh. Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu. Dihadirkan dalam acara tersebut narasumber yang berkompeten, yaitu Prof. (em) Mohammad Danisworo yang merupakan pakar arsitektur internasional dan Dr. Ir. Ramalis Sobandi, SE,MT. Selain itu turut pula hadir perwakilan SKPD,  akademisi, perwakilan dari LSM, perwakilan pedagang Pasar johar serta perwakilan dari lembaga terkait. 

Dalam laporannya, Plh. Ka. Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Semarang yang selaku ketua panitia Mohamad Irwansyah mengatakan bahwa dengan diadakan seminar nasional ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam pembangunan kembali Pasar Johar. 

“ayo kita sama-sama berusaha dan wujudkan untuk memajukan Pasar Johar kembali yang merupakan Cagar Budaya Kota Semarang. Saya berharap Pasar Johar nanti  menjadi pasar yang aman, nyaman baik buat pedagang  maupun pembeli. Bahkan kedepan harapannya bahwa pasar tersebut menjadi rekreasi.” Katanya.

Sementara itu dalam sambutannya Plh. Wali Kota Semarang Hevearita G mengatakan bahwa Pasar johar ini merupakan mahakarya arsitektur modern tropis yang sekaligus menampilkan inovasi dalam bidang engineering yang diakui dalam skala dunia internasional. Namun Pada tanggal 9 mei 2015, pasar johar tersebut mengalami musibah kebakaran.

Kebakaran tersebut mengakibatkan seluruh pedagang pasar johar dan sekitarnya sejumlah ± 8000 pedagang kehilangan tempat berjualan sehingga mengganggu roda ekonomi secara makro. Hal ini menyebabkan timbulnya kerugian yang sangat besar baik material maupun non material banyak pihak.

Lebih lanjut pihaknya juga telah meminta bantuan kepada pemerintah pusat yaitu Menteri Perdagangan dan Butik Indonesia, karena telah dihitung oleh DTKP bahwa proses revitalisasi mencapai 786 milyar rupiah. Lebih lanjut Mbak Ita sapaan akrab Plh. Wali Kota Semarang berharap dengan diadakan seminar ini dapat diperoleh sinergi dari pemikiran para stakeholder.

“Saya berharap dengan diadakan seminar nasional ini diharapkan dapat diperoleh sinergi dari pemikiran para stakeholder sehingga akan memperkuat rencana desain revitalisasi pasar johar. Dengan pelibatan stakeholder terkait dari awal perencanaan sampai akhir perencanaan nanti diharapkan akan dapat mengoptimalkan dan memperlancar pembangunan pasar johar yang direncanakan akan mulai dibangun tahun 2017” imbuhnya.