• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Wujudkan FKK sebagai Lini Terdepan Kota Sehat

 29-11-2016 18:47 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 466 kali Berita Kota
Mewujudkan Semarang Kota Sehat, Pemkot Semarang kembali berupaya melakukan penguatan kelurahan siaga aktif dengan menggerakkan Forum Kesehatan Kelurahan(FKK). Selasa(29/11) bertempat di Hotel Aston, sebanyak 500 peserta yang terdiri dari forum komunikasi kota, forum komunikasi kecamatan, FKK kelurahan, TP PKK serta berbagai SKPD dikumpulkan untuk mendapatkan pembekalan mewujudkan Kota Semarang yang semakin sehat.

Acara bertajuk Workshop Penguatan FKK dan Kelurahan dalam Pengembangan Kelurahan Siaga Aktif Menuju Kota Sehat ini dibuka langsung oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi serta dihadiri oleh Ketua Forum Kota Sehat, Krisseptiana Hendrar Prihadi.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan peran penting FKK dalam ikut mewujudkan kota Sehat. FKK, menurutnya, harus dapat menggerakkan masyarakat dalam berpartisipasi aktif membersihkan Kota Semarang. Pihak pemerintah akan terus mendorong terciptanya kawasn yang bersih, tertib dan nyaman.

Tak hanya kawasan pemukiman yang harus bersih, kota ini lanjutnya juga harus memberi perhatian khusus terkait kebersihan dan kesehatan lingkungan di kawasan perkantoran, industri, sarana transportasi, pemukiman, hingga kawasan pariwisata. Kebersihan dan kenyamanan ini meliputi juga kebersihan dari sarana prasarana yang ada, lanjutnya.

“Kota Semarang telah mengganggarkan 8,4 milyar rupiah untuk kegiatan FKK ini. Untuk itu, mari kita manfaatkan bersama untuk menjadi upaya bersama dalam mewujudkan Kota Semarang yang aman, nyaman, sehat dan tentunya menjadi penyangga NKRI yang kuat,” ungkap Walikota.

Lebih lanjut, dirinya berharap dukungan anggaran ini dapat mendukung eksistensi kegiatan FKK sebagai lini terdepan dalam mewujudkan dalam mewujudkan Kota Sehat. Kedepan, Walikota meminta seluruh SKPD khususnya Bappeda untuk selalu melibatkan FKK dalam penyusunan program kegiatan kedepan. Sebelumnya, Kota Semarang telah berhasil mendapatkan penghargaan Swasti Saba Padapa di tahun 2015 sebagai dari Kemenkes RI.

Penghargaan ini diberikan karena kota ini dinilai mampu melakukan penataan di berbagai lingkungan seperti karena telah dirasa mampu menata pemukiman, pelayanan transportasi serta industri dan perkantoran. Kedepan, ditargetkan Kota Semarang dapat juga mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sehat di berbagai kawasan termasuk kawasan pangan dan gizi.

Sementara Ketua TP PKK Kota Semarang sekaligus Ketua Forum Kota Sehat, Krisseptiana Hendrar Prihadi menyampaikan adanya sinergitas dan peran penting TP PKK sebagai penggerak dalam perwujudan Kota Sehat melalui penerapan 10 program pokok PKK.

“Sebagai lini terdepan, berbagai permasalahan yang ditemukan oleh FKK pada proses SMD selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penyusunan materi tatanan potensi Kota Sehat di masing-masing kelurahan,” ungkap Tia Hendi. Ketua TP PKK Kota Semarang yang akrab dipanggil Tia Hendi, dalam paparannya, juga menyampaikan berbagai indikator kesehatan dalam setiap kawasan yang harus dipantau dan menjadi perhatian dari FKK
.