• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

WALI KOTA TERUS PANTAU PERGERAKAN MASSA AKSI 2 DESEMBER MELALUI MONITOR ROOM

 01-12-2016 16:09 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 251 kali Berita Kota
Rencana aksi demo di Jakarta pada 2 Desember besok menjadi perhatian tersendiri bagi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Wali Kota memantau kemungkinan pergerakan massa dari wilayahnya terutama melalui jalur menuju ke Jakarta melalui ATCS di Monitoring Room Semarang (Moro Semar) Pusat Informasi Publik (PIP) di Balai Kota,Kamis (1/12) pagi. 

Dengan didampingi Kepala Dinas Perbuhungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang Agus Harmunanto, Wali Kota Semarang tampak serius mengamati aktifitas lalu lintas di layar yang tersambung langsung dengan cctv di beberapa lalu lintas Kota Semarang.   

“Dari pantauan belum ada pergerakan massa yang akan berangkat ke Jakarta baik lewat terminal, stasiun maupun bandara. Beberapa ruas jalan yang terpantau cukup ramai lewat layar monitor hanya didominasi kendaraan pribadi. Sebagian ruas jalan lainnya malah cukup lengang” terangnya.  

Selain memantau pergerakan massa, Wali Kota Semarang juga memantau beberapa titik kemacetan di Kota Semarang, salah satunya adalah di lampu lalu lintas Krapyak. Untuk itu Wali kota menginstruksikan kepada Kepala Dishubkominfo Kota Semarang untuk dapat memperlama lampu hijau dari arah barat agar arus lalu lintas yang dari arah barat dapat lancar. 

Sebelumnya Wali kota juga melakukan teleconferens dengan Camat Gunungpati karena pada 4 November lalu satu bis rombongan dari daerah ini ikut berangkat aksi ke Jakarta. Namun camat melaporkan kali ini tidak ada rombongan yang akan ikut aksi 2 Desember besok. Termasuk dari pesantren yang ada di wilayah ini.

"Kalau ada yang mau demo arahkan saja ke balai kota (Semarang), nanti akan dikawal Satpol PP, Kepolisian dan TNI. Silakan berorasi dan sampaikan aspirasinya," kata wali kota yang akrab disapa Hendi.

Hendi juga mengimbau masyarakat tidak perlu ikut-ikutan aksi di Jakarta. Selain jauh dan biayanya mahal, aspirasi bisa disampaikan tetap di Semarang sebagai ibu kota Provinsi Jateng. Pihaknya juga menegaskan bahwa  sejauh ini belum terlihat ada pergerakan massa dari Semarang.

Harapannya memang tidak ada yang aksi ke Jakarta meskipun tidak dilarang. caption: Walikota semarang Hendrar Prihadi bersama kepala Dishubkominfo Agus Harmunanto pantau pergerakan arus lalu lintas menuju ke jakarta melalui monitor room PIP.