• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Dengan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Mari Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga dan Kesetaraan Gender

 07-12-2016 14:24 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 405 kali Berita Kota
Rakor Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Semarang Tahun 2016  dilaksanakan pada Rabu ( 7/12 ), di Ruang Lokakrida Gedung Moch. Ihsan lantai 8 Balaikota Semarang. Rakor yang dilaksanakan dalam upaya memecahkan permasalahan gender, perlindungan perempuan dan anak serta keluarga berencana dengan isu lintas sektoral, karena kemitraan yang sinergis antar berbagai pihak mutlak dilakukan sehingga kebijakan program dan kegiatan pembangunan yang responsif gender, perlindungan hukum dan peduli anak dalam terwujudnya keluarga bahagia sejahtera dapat dilaksanakan diberbagai tatanan pemerintah dan masyarakat.

Acara dihadiri oleh Asisten Adminitrasi Umum Setda Kota Semarang,Ketua TP. PKK Kota Semarang, anggota DPRD, Organisasi Perempuan, dan SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Semarang. Dalam laporannya Kepala Bapermas Kota Semarang Bimbong Yogatama mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah ikut hadir dalam rakor ini dengan harapan bisa mengakomodir serta menampung aspirasi yang diharapkan demi kemajuan bersama.

Kegiatan Rakor yang dibuka secara resmi oleh Asisten IV Setda Kota Semarang Agustin Lusin Dwimawati yang membacakan sambutan Wali Kota Semarang mengharapkan  melalui Rakor pemberdayaan perempuan ini akan mampu menguatkan komitmen dan kebersamaan di antara kaum perempuan di Kota Semarang untuk bersama-sama memajukan dan memberdayakan potensi kaum perempuan agar semakin memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembangunan khususnya di Kota Semarang.

Namun seiring dengan dinamika perkembangan jaman, banyak PR termasuk yang dihadapi Kota Semarang terkait kaum perempuan, salah satunya yang menjadi PR besar sampai dengan saat ini adalah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) khususnya yang menimpa kaum perempuan dan anak-anak.

Dalam pengarahannya TP. PKK Kota Semarang Tia Hendi mengatakan “Kita harus bersyukur karena kita kesempatan untuk bisa bersama dalam rangka ikut memberikan sumbangsih demi pembangunan dan kemajuan Kota Semarang.”Sebagai perempuan jangan mau hanya sebagai objek pembangunan jadilah subyek pembangunan karena bukan hanya tugas pemerintah tetapi juga masyarakat dan kita semua, maka dari itu kita harus bergerak bersama untuk berperan aktif membangun dan memajukan Kota tercinta, ujar Tia.

Melalui diskusi dan curah pendapat  dengan pembicara dari anggota DPRD  Rukiyanto tentang anggran berbasis gender, dari Bappeda  Dwi Arti Handayani tentang “Gerbang Hebat” ( penanggulangan kemiskinan di Kota Semarang ), serta dari BNI Anggoro Budi Utomo tentang E- Commerce,  para peserta menuangkan dan menyampaikan aspirasi dan melahirkan langkah-langkah kedepan demi terwujudnya program pembanguan daerah yang responsif gender, perlindungan anak melalui pembangunan hukum yang berkeadilan dalam mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera. Dan dilahirkannya hasil diskusi tersebut dalam bentuk rekomendasi sebagai hasil kesepakatan para peserta.

Pada kesempatan ini juga dilakukan Testimoni dari IKM ( Industri Kecil Menengah ) dalam rangka memberikan inspirasi kepada masyarakat agar tidak takut berusaha mencari peluang dan kesempatan untuk berwirausaha demi peningkatan pemberdayaan dan bisa mengangkat perekonomian keluarga dan kesejahteraan masyarakat.