• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pelayanan Publik Kota Semarang Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Ombudsman RI

 08-12-2016 06:44 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 572 kali Berita Kota
Setelah melakukan penilaian selama 8 bulan yang dimulai pada bulan Maret - Oktober 2016, akhirnya Kota Semarang ditetapkan sebagai penerima penghargaan Pelayanan Publik Ombudsman RI dengan Predikat Kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau dengan total nilai 88,73. Penilaian kepatuhan dilaksanakan sesuai dengan UU Nomor 25 tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, dan diserahkan langsung oleh Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai disaksikan oleh Wapres RI Jusuf Kalla , di hotel Borobudur Jakarta ( 7/12), Semarang merupakan satu-satunya kota di Jawa Tengah yang menerima penghargaan Ombudsman.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifai, mengatakan pemerintah harus keluar dari kotak birokrasi konvensional dan pemerintah wajib mengikuti tuntutan publik dengan merealisasikan pelayanan publik yang berkualita dengan standart global.

"Kita perlu untuk melakukan pembangunan kualitas pelayanan publik yang sesingkat-singkatnya", tegas Ketua Ombudsman tersebut. Selain itu, Adrianus Eliasta Meliala sebagai penanggung jawab kepatuhan pelayanan publik Ombudsman RI mengatakan bahwa ada beberapa point penting yang menjadi pertimbangan utama penganugerahan tersebut yaitu adanya standart pelayanan yang jelas, ada informasi yang disampaikan secara konsisten, serta adanya kesederhanaan mekanisme pelayanan.

"Penilaian dilakukan Ombudsman RI secara mandiri", tegas Adrianus. Secara menyeluruh ada 10 variabel penilaian yang menjadi pertimbangan ditetapkannya Kota Semarang sebagai penerima penghargaan yaitu Standar Pelayanan, Maklumat Pelayanan, Sistem Informasi Pelayanan Publik, Sarana dan Prasarana Fasilitas, Pelayanan Khusus,Pengelolaan Pengaduan, Penilaian Kinerja, Visi Misi Motto Pelayanan, Atribut, serta Pelayanan Terpadu. Variabel dan indikator kemudian di rata-rata dari jumlah nilai per produk layanan di instansi/ satuan kerja yang terdapat terdapat pada masing-masing Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/ Kota.

Dari mekanisme penghitungan tersebut, penilaian ditujukan untuk menilai tiap Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/ Kota masing-masing secara agregat berbasis dari jumlah nilai produk Nilai Tingkat Kepatuhan Zona merah 0 - 50 kategori Rendah, zona kuning 51 - 80 termasuk kategori Sedang dan zona hijau 81 – 100 kategori Tinggi. Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan bahwa penghargaan kepatuhan tinggi yang diberikan Ombudsman RI kepada Kota Semarang untuk pertama kalinya ini menjadi salah satu lompatan besar Kota Semarang. Total ada 31 produk pelayanan publik Kota Semarang yang dinilai oleh Ombudsman", terang pria yang akrab disapa Hendi ini.

"Alhamdulillah..apa yang kami usahakan untuk melakukan pelayanan yang baik kepada masyarakat selama ini akhirnya mendapat apresiasi, selain itu saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat terus melakukan pengawalan agar pelayanan semakin baik, dengan menyampaikan melalui saluran pengaduan baik sms lapor hendi, sosial media maupun P3M, “ lanjutnya.

Pada tahun 2015 pelayanan publik kota Semarang masih termasuk kategori sedang atau zona kuning dengan total nilai 70,86 namun dengan berbagai perbaikan pelayanan didukung komitmen Walikota yang mengedepankan pelayanan hebat, kota Semarang berhasil meraih predikat tinggi.