• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pemkot Semarang adakan pelatihan public speaking dan teknik memotret yang baik bersama Nico Siahaan dan Maya Sofia

 14-12-2016 13:42 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 204 kali Berita Kota
Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB menggelar kegiatan  Public  Speaking dan teknik memotret bersama Nico Siahaan kegiatan bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kerja serta memberikan informasi, mempengaruhi, memberikan penjelasan dan mengubah opini. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (14/9)  bertempat di Ruang Lokakrida Gedung Moch.Ikhsan lantai 8 Balaikota Semarang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Narasumber yang mengisi acara adalah Nico Siahaan dan Ibu Maya Sofia dari Wasekjend Taruna Merah Putih. Acara dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang. Sebagaimana diketahui public speaking adalah keterampilan yang dapat dilatih, dipraktekan dan dimanfaatkan untuk memberi manfaaat sesuai dengan kebutuhan audience, antara lain  untuk menyampaikan informasi, memotivasi, membujuk dan memperngaruhi oranglain, mencapai saling pengertian kesempatan dan kesepakatan, meraih promosi jabatan, mengarahkan kerja para staf, meningkatkan penjualan produk atau keuntungan bisnis dan membagikan pengetahuan yang dimiliki seseorang.

Sedangkan  teknik memotret media adalah bagaimana cara memotret yang baik. Pelatihan pada kesempatan ini, sangat relevan dengan tren yang berkembang di tengah masyarakat , di mana memotret seolah-olah menjadi sebuah lifestyle. Dalam sambutannya Wali Kota mengatakan Secara statistic perempuan lebih banyak daripada laki – laki  agar bisa menjadi penyangga Kota Semarang menjadi lebih baik dan hebat. 

Saat ini yang namanya foto selfie, memotret event ,lalu mengunggah  ke media sosial sudah menjadi sebuah kultur. Akan dibilang nggak gaul kalau kita tidak mengikuti kultur tersebut.Dan dalam kaitannya dengan pembangunan, fenomena ini menjadi sebuah peluang positif di mana Kota Semarang dengan berbagai potensi dan keunggulannya bisa diunggah dan disosialisasikan melalui sebuah foto. Foto itu berbicara tanpa perlu kata-kata, rekaman yang sangat berharga dan tidak bisa diulang, melalui teori ilmu komunikasi  ibu – ibu bisa meramgkul kader – kader PKK untuk melakukan hal – hal positif .

"Harapannya  apa yang kita lakukan bermanfaat dan ditularkan kepada Kader PKK dan Gerakan wanita lainnya", ujar Hendi. Eorum ini luar biasa monggo silakan tanya apabila belum tahu dari seni memotret , public speaking,tambah Hendi. Hanya memggunakan Smartphone yang dimiliki, tidak perlu memiliki perqalatan yang mahal atau menyewa photographer professional untuk menghasilkan foto produk yang baik.