• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Jamin Pengukuran Akurat, UPTD Meterologi Legal Diresmikan

 16-12-2016 06:53 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 318 kali Berita Kota
Sejak ditetapkan sebagai Kota Tertib Ukur oleh Menteri Perdagangan RI pada 2014 lalu, Kota Semarang terus melakukan terobosan dan upaya untuk memberikan jaminan keakuratan pengukuran di Kota Semarang. Dengan berbagai upaya, akhirnya Walikota Semarang meresmikan UPTD Meterologi Legal bersamaan dengan temu pelanggan pada Kamis(15/12).

Gedung UPTD Metrologi Legal Kota Semarang ini berlokasi di Jalan Imam Bonjol No.110 (Eks Gedung Balai Metrologi Wilayah  Semarang). Apresiasi diberikan Walikota terkait peresmian gedung UPTD Metrologi Legal ini. Dirinya berharap keberadaan gedung ini akan berdampak baik terhadap upaya peningkatan perlindungan konsumen utamanya dalam memberikan jaminan hasil pengukuran.

Menurutnya, ide pembentukan UPTD ini juga sejalan dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dimana urusan Metrologi Legal berupa Pelayanan Tera, Tera Ulang alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) serta Pengawasan menjadi urusan Pemerintah Kabupaten/Kota. Sebelumnya, urusan metrologi legal menjadi kewenangan pemerintah provinsi Jawa Tengah.  

Kepada kawan-kawan yang bertugas, Walikota berpesan untuk dapat menjalankan tugas dan memberikan pelayanan sebaik mungkin guna melindungi kepentingan umum serta menjamin kebenaran hasil pengukuran sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya para pelanggan wajib tera/tera ulang, misalnya dengan senyum, sapa dan ramah pada saat memberikan pelayanan. Walikota juga mengingatkn pentingnya pelayanan secara profesional, cepat dan transparan tidk hanya profit oriented atau berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja.

”Yang terpenting, satu lagi yang perlu diingat dan benar-benar menjadi catatan dan perhatian kawan-kawan adalah jangan sekali-sekali melakukan pungli, terlebih ini di area yang banyak godaan untuk melakukan pungli. Pelayanan terbaik yang diberikan di UPTD ini tentu akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Semarang,” tekan Walikota.  

Walikota menegaskan, akan memberikan hukuman berat bagi pegawai yang melakukan pungli. Tidak ada tolelir bagi pegawai disini yang melakukan pungli, hukumannya tegas, tekan Walikota. Keberadaan Gedung UPTD Metrologi Legal ini, lanjutnya bisa dikatakan menjadi sebuah sarana dan indikator komitmen Pemerintah Kota dalam mewujudkan Semarang sebagai daerah tertib ukur. Sebelumnya, komitmen mewujudkan daerah tertib ukur ini telah dimulai dengan ditandatanganinya komitmen daerah tertib ukur 21 Agustus 2014 lalu.

Sebelumnya, SDM, pendanaan, Sarana dan Prasarana serta Dokumen (P3D) Kemetrologian sudah diserahterimakan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kota Semarang pada 26 September 2016 lalu. Karenanya, Walikota meminta administrasi atau pencatatan asset gedung beserta sarana prasarana yang ada didalamnya. Pencatatan diminta dapat segera dilakukan dengan koordinasi bersama DPKAD.

Walikota berpesan untuk dapat merawat dan memelihara gedung serta sarana prasarana dengan baik.  Tidak hanya dari segi kebersihannya saja, namun juga sarana prasarana pendukung lain supaya dirawat agar terjaga fungsinya, tutup Walikota mengakhiri sambutannya.

"Komitmennya untuk masyarakat. Jadi harus profesional dan transparan. Saya harap jangan ada pegawai yang melakukan pungli disini," tambahnya.

Caption: walikota Hendrar prihadi meninjau sarana prasarana Gedung UPTD Metrologi Legal Kota Semarang guna memastikan Pelayanan Tera, Tera Ulang alat Ukur Takar Timbang dan Perlengkapannya (UTTP)