• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Walikota Semarang Buka SNEC di Lawang Sewu

 20-12-2016 07:39 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 28 kali Berita Kota
Minggu (18/12), 500 siswa-siswi pelajar SD-SMA dari seluruh Indonesia berkompetisi dalam Semarang National English Competition (SNEC) yang diselenggarakan hasil kerjasama antara Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris LIA dengan Pemerintah Kota Semarang.

Ajang kompetisi bahasa inggris bertaraf nasional ini merupakan pertama kali diadakan di Kota Semarang oleh LIA yang diikuti oleh 500 pelajar SD-SMA. Dipilihnya Semarang menjadi kota tempat penyelenggaraan karena merupakan salah satu pusat perdagangan dan pemerintahan bahkan sejak jaman Hindia Belanda, dan baru – baru ini kota Semarang mendapat penghargaan sebagai Kota Ekonomi Digital.

“Hal ini menunjukkan bahwa Semarang merupakan kota yang penuh potensi serta kreatifitas dari para pemudanya” tutur Hendardji Soepandji, Ketua yayasan LIA dalam sambutan Dibuka secara langsung Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Lawang Sewu malam harinya pukul 19.00.

Walikota dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya acara ini diselenggarakan di Kota Semarang. Karena menurutnya kegiatan ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya konkrit untuk menyiapkan sumber daya manusia yang percaya diri untuk melakukan terobosan dalam menghadapi tantangan kompetisi internasional.

Pihaknya berharap Semarang National English Competition (SNEC) dapat menjadi pemacu masyarakat agar dapat lebih meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya masing-masing. Rangkaian kegiatan kompetisi terdiri dari Show & Tell, Story Telling, Giving Presentation, Teacher’s Showcase, dan Spelling Bee .

Kompetisi ini diselenggarakan pada Minggu, 18 Desember 2016 di tiga lokasi yang berbeda dan merupakan tempat – tempat wisata di kota Semarang yaitu: Lawang Sewu, Sam Poo Kong dan Kota Tua. Adapun tujuan dari diselenggarakannya ajang kompetisi ini adalah agar para peserta yaitu siswa – siswi pelajar Indonesia dapat menggali potensi, menunjukkan dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam menggunakan bahasa Inggris.

“Selain itu juga untuk memperkenalkan sektor pariwisata yang dimiliki oleh kota Semarang dan yang terpenting adalah sebagai wujud tanggung jawab LIA dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa” urai Hendardji. Para peserta kompetisis ini, selain mengikuti lomba juga akan ikut serta dalam kunjungan ke berbagai macam objek wisata yang menjadi ikon kota Semarang yaitu Lawang Sewu, Tugu Muda, kota Lama, Gereja Blenduk, Taman Sri Gunting, serta tidak lupa mencicipi kuliner dan oleh-oleh khas Semarang.

Tak lupa peserta akan menikmati wisata budaya di Desa Kandri, yaitu dengan terjun langsung bersama warga desa untuk melakukan kegiatan sehari – hari seperti bertani, membersihkan saluran irigasi, memberi makan dan merawat hewan ternak, memerah susu sapi, memanen hasil kebun hinga menikmati kuliner pedesaan yang nikmat. Seluruh rangkaian kegiatan di atas diharapkan tentunya akan dapat lebih memperkaya wawasan seluruh peserta dari acara ini.

Adapun pemenang 3 besar kategori Story Telling, Giving Presentation dan Teacher’s Showcase berturut-turut adalah Naurah Rahma (Pasar Minggu, Jakarta), Dara Nurul Idlal (Taruna, Tangerang), Carmela Eliza (Pontianak), Adella Indah Nurjana (palembang), Evander Thomas (Purwokerto), Judith Gracia Adha (Pontianak), Bakti Utami (Jogjakarta), Ida Fauziyah (Semarang Candi), dan Elvina Wahyuni Permana (Galaxy, Bekasi).

Sedangkan kategori Spelling Bee dan Show and Tell diambil pemenang di 2 kelas yakni kelas 1-3 dan kelas 4-6. Masing-masing kelas dipilih 3 besar, berturut-turut dimenangkan oleh Raphael Jacob (SD Tri Tunggal), Aileen Ophellia (SD Bernadus), Lionel Matteo (SD Bernadus), Aurellino Lawrence (SD Tri Tunggal), Hammada Pranaja (SD Pudak Payung 02), dan Thoriq Ibrahim (Daqu School).