• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

HENDI AJAK MASYARAKAT BERDOA BERSAMA UNTUK BANGSA DAN KOTA SEMARANG

 22-12-2016 12:27 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 170 kali Berita Kota
Semarang – Sebagai wujud syukur atas tahun 2016 yang akan dilewati dan dalam menyongsong tahun baru 2017, Pemerintah Kota Semarang, mengadakan acara Pengajian Lailatul Ijtima’ dan Doa Akhir Tahun 2016 di Halaman Balaikota Rabu (21/12).

Pengajian juga dimeriahkan oleh oleh Parade Seribu Rebana, Pembacaan Dziba’ dan Maulid Nabi oleh Para Habib, Kyai dan santri. Sebagai penceramah  adalah Dewan Pertimbangan Presiden RI KH. Hasyim Muzadi  Acara tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriadi, S.Sos, Segenap SKPD Kota Semarang, dan tentunya masyarakat Kota Semarang Dalam kesempatan tersebut dalam sambutannya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa acara tersebut untuk memberikan tauziah, gemblengan untuk warga Kota Semarang agar tetap cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indoneisa (NKRI).

“Malam hari ini di Pengajian Lailatul Ijtima’ dan Doa Akhir Tahun 201 yang diadakan oleh Pemerintah Kota Semarang, mengundang tidak  hanya Keluarga Besar NU, tetapi Muhammadiyah, LDII dan umat Islam yang lain. Tujuannya untuk berembug dan memberikan masukan terkait dengan tantangan yang ada di Kota Semarang” sambutnya.

Wali Kota juga mengapresisasi Pemerintah Pusat terhadap pemerintah Kota Semarang di tahun 2016 melalui bantuan anggaran pemberdayaan masyarakat dan juga penghargaan-penghargaan di tahun 2016 dimana penghargaan tersebut merupakan bonus.

Wali kota menambahkan bahwa kedepan yang terpenting adalah warga merasa tentram dan aman tinggal di Kota Semarang. Selain itu Hendi sapaan akrab Wali Kota mengingatkan pentingnya cinta damai dalam keanekaragaman bangsa ini.

“Bangsa ini sedang diuji oleh yang namanya Kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalau saya tidak salah, di sosmed sekarang ini banyak kelompok yang coba mengadu warga bangsa Indonesia yang cinta damai yang mempersoalkan suku, agama, ras antar golongan. Mestinya itu sudah selesai saat kemerdekaan dengan ditentukannya dasar negara Pancasila, dengan lambangnya burung garuda dan UUD 1945. Seharusnya sekarang ini kita berbicara proses percepatan pembangunan.

Tapi ini adalah sebuah dinamika kehidupan bernegara. Mari kita berdoa bersama-sama agar apa yang terjadi sekarang ini berangsur-angsur membaik dan memikirkan pembangunan kembali” tuturnya. Sementara itu dalam tauziahnya KH. Hasyim Muzadi mengatakan pentingnya ekonomi yang merata agar dapat dinikmati oleh rakyat keseluruhan dan pentingnya keadilan di dalam hukum Islam.

“Ekonomi yang merata sangatlah penting, dan itu sudah diatur dalam UUD 1945, supaya rezeki itu tidak hanya muter-muter untuk orang kaya saja tetapi juga merata untuk semua rakyat. Saya sangat menghargai bila ada usaha-usaha orang kecil bekerja sama dengan orang-orang besar. Bagaimana duit orang kecil mengalir ke sesama orang-orang kecil, tetapi sekarang ini yang terjadi adalah ketimpangan, dimana duit orang kecil mengalir ke orang besar dan uangnya orang besar tidak mengalir ke orang kecil. Di dalam Islam, hukum harus ada keadilan, yaitu keadilan bagi orang yang dikenai nya, kalau memang salah ya harus dihukum. Tapi sekarang kan kebalik, yang tidak salah malah dihukum” katanya.