• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

“Natal dan Tahun Baru, Walikota Kerahkan 350 Kader Siaga Trantibum”

 24-12-2016 19:52 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 126 kali Berita Kota
Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Pemkot Semarang gelar Apel Pasukan Siaga guna menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum di halaman balaikota, Sabtu pagi (24/12). Apel tersebut dihadiri sebanyak 350 masyarakat sebagai kader siaga trantib yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Semarang. Apel pagi itu digelar guna menyatukan tekad, komitmen dan memastikan kesiapan pengamanan dalam rangka menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum di seluruh wilayah Kota Semarang utamanya menjelang Natal dan Tahun Baru. Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa apel ini didasari adanya isu-isu yang berkembang tentang adanya teroris utamanya saat kepolisian berhasil menangkap pelaku terorisme di Tangerang, Surakarta dan Sumatra barat. “Hal itu menjadikan kita untuk lebih waspada,” ujarnya usai memakaikan atribut secara simbolis kepada perwakilan kader. Walikota menjelaskan tugas dan tanggung jawab para kader siaga trantib yaitu membantu Pemerintah mewujudkan keamanan dan ketertiban bagi masyarakat. Dalam waktu dekat ini, fokus pengamanan adalah Natal dan tahun baru. “Dukung dan bantu Pemerintah Kota Semarang yang telah melakukan koordinasi dengan jajaran Muspida, TNI/Polri guna memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan lancar, meriah dan kondusif, selain itu pusatkan perhatian pada pengamanan di titik-titik yang dirasa rawan terhadap ancaman gangguan keamanan, seperti gereja, tempat-tempat wisata dan tempat hiburan serta mall-mall”. Ia melanjutkan, selain itu ajak masyarakat untuk melaporkan jika ada oknum-oknum yang mencurigakan. “Misalkan ada orang yang kost atau kontrak tetapi tidak memiliki identitas yang jelas, menutup diri dan tidak mau bergaul dengan masyarakat, Kader siaga trantib harus siap siaga melakukan investigasi dan menyelidiki tentang identitas orang tersebut. Dan bila memang mencurigakan segera laporkan polisi,” tegasnya. Tidak lupa pihaknya mengingatkan untuk selalu melakukan koordinasi, kerja sama dan kebersamaan, serta menjaga jaga keutuhan dan kekompakan. Sedangkan terkait dengan pengamanan natal dan tahun baru, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan jajaran TNI dan Kepolisian serta Muspida lainnya untuk melakukan pengamanan di sebanyak 252 titik gereja melalui tim gabungan. “Tiap gereja akan dijaga oleh personil yang bervariasi jumlahnya. Untuk gereja besar akan dijaga oleh 35 saatuan petugas, sedangkan gereja kecil akan dijaga 5 sampai 10 petugas yang diminta untuk melakukan pengamanan,” jelasnya. Pihaknya berharap masyarakat umat kristen dan katolik akan dapat melaksanakan ibadah natal dengan baik. “Tidak perlu khawatir dan was-was. Kami beserta jajaran TNI dan Polri siap untik melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017 ini,” pihaknya meyakinkan.