• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

SPPT PBB Tahun 2017 di serahkan Bulan Desember

 30-12-2016 12:59 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 1205 kali Berita Kota
Jumat (30/12) Walikota Semarang Hendrar Prihadi membagikan simbolis SPPT PBB Tahun 2017 kepada Kecamatan se-Kota Semarang, di Gedung Balaikota Kompleks Balaikota Semarang. Jumlah keseluruhan SPPT PBB Tahun 2017 yang akan disampaikan kepada Wajib Pajak berjumlah 505.379 lembar SPPT, dengan target penerimaan PBB sebesar Rp 330.000.000.000 dengan kenaikan sebesar 36,43% dari tahun 2016 yaitu sebesar Rp 241.875.000.000 SPPT PBB tersebut nantinya akan dibagikan ke seluruh Kelurahan di Kota Semarang, untuk disampaikan ke masing-masing RW dan RT di wilayahnya. Diperkirakan SPPT sampai ke Wajib Pajak (WP) maksimal Bulan Februari 2017 mendatang.

“Namun itu bisa lebih cepat dari perkirakan, tergantung dari petugas Kelurahan setempat mendistribusikan ke RW dan RT ke wajib pajak bisa lebih cepat atau tidak” jelas Kepala DPKAD Yudi A MArdiana dalam laporan Ketua Penyelenggara. Untuk mempermudah WP dalam hal pembayaran PBB tahun ini DPKAD telah menambah loket-loket pembayaran PBB.

Diantaranya bekerjasama dengan pihak Bank BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Mandiri, di Kas Daerah DPKAD, loket 16 kecamatan, 30 pos pembayaran di Kelurahan yang ditunjuk, 4 Pos Wilayah Pelayanan PBB, serta fasilitas pembayaran PBB secara mobail sehingga daerah terpencil dapat dijangkau dengan mobil pelayanan PBB. Kepala DPKAD Yudi A Mardiana menambahkan selama 2 tahun terakhir ini Pemkot Semarang dalam hal PBB telah memenuhi target yang telah di tetapkan bahkan bisa dikatakan over target setiap tahunnya, tuturnya.

“Bisa dilihat tahun 2015 dari target 215 milyar, realisasinya 215,3 milyar (atau over target 100,14%). Kemudian di tahun 2016 targetnya melesat naik menjadi 886 milyar dengan realisasi sampai dengan 22 Desember adalah 965 milyar (atau over target sebesar 112,46%). Sedangkan untuk tahun 2017 mendatang, target PBB Kota Semarang adalah sebesar 1 triliun mudah-mudahan bisa over target” urainya.

Walikota dalam sambutan menyampaikan apresiasinya khususnya kepada kawan-kawan DPKAD karena jika tahun-tahun sebelumnya SPPT PBB dibagikan pada Bulan Februari/ Maret, kali ini di Bulan Desember tahun sebelumnya.

“Saya secara pribadi berikan applause  kepada kawan-kawan DPKAD yang telah bekerjasama menjadi seperti ini. Artinya ada komitmen dan semangat yang luar biasa dari kawan-kawan untuk lebih baik dalam pencapaian target dan realisasi PBB” puji Hendrar Prihadi. Lanjut Walikota, salah satu sektor primadona dambaan tiap kota adalah PBB.

Untuk itu kunci keberhasilan pencapaian target realisasi PBB ada di peran Camat dan Lurah. Misalnya dengan memberikan dorongan kepada warga masyarakat untuk segera membayar PBB. Tanamkan pola pikir dalam masyarakat bahwa PBB bukan suatu beban melainkan suatu kewajiban, karena pada prinsipnya PBB adalah dari masyarakat, oleh masyarakat dan outputnya juga bagi masyarakat. Lakukan pula pengawasan dalam penyampaian SPPT PBB. Pastikan SPPT PBB sampai kepada wajib pajak sesuai alamat dan letak objek pajaknya, karena tersampaikannya SPPT PBB kepada wajib pajak merupakan titik awal keberhasilan dalam pemungutan PBB.

Terakhir Walikota berharap agar pendapatan daerah kedepaannya bisa dikreasikan lewat cara-cara yang kreatif. Misalnya dengan jemput bola menggunakan mobil / sepeda motor keliling, dll.” Tegasnya. Selain itu pihaknya juga meminta kepada kawan-kawan DPKAD agar secara continue mengecek di lapangan, atas harga tanah yang tinggi dari NJOP dengan BPN dan pihak terkait. Hal ini untuk menghindari harga tanah diluar kewajaran dari NJOP” harapnya.