• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

“Arsitek Masuk Kampung Sukseskan Kampung Tematik”

 30-12-2016 18:18 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 251 kali Berita Kota
Usai penandatanganan serah terima sarana, prasarana, dan utilitas antara pengembang dan dilakukan pula penandatangan Memo of Understanding kerja sama antara Pemerintah Kota Semarang dengan ikatan arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah. MoU ini merupakan tindak lanjut program gerakan bersama penanggulangan kemiskinan dan pengangguran melalui Gerbang Hebat dan kampung tematik guna memunculkan potensi yang dimiliki suatu wilayah kecamatan menjadi suatu kelebihan yang menjadi ciri khasnya.

Program Arsitek Masuk Kampung ini merupakan bentuk kerjasama dengan IAI yang mana setiap kecamatan akan diampu oleh dua orang arsitek sebagai mitra untuk mewujudkan program gerbang hebat dan kampong tematik. Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyebutkan bahwa dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat memberikan peningkatan ekonomi local dan memberikan trademark wilayah yang dapat memberikan pengaruh prositif kepada warga. Selain itu pihaknya berharap program Gerbang Hebat dan Kampung Tematik akan mendapatkan dukungan dari arsitek-arsitek muda Kota Semarang.

“Sehingga akan muncul destinasi wisata baru di Kota Semarang dan membuka peluang kepada para pengusaha dalam rangka ikut berperan serta dalam mewujudkan pemerataan pembangunan,” tambah Walikota. Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jawa Tengah, Satrio Nugroho menyebutkan bahwa adalah sesuatu yang baik jika perguruan tinggi, dunia industri, dan birokrasi dapat bersinergi dengan baik. Menurutnya perguruan tinggi mempunyai SDM yang luar biasa.

“Oleh karena itu kita usulkan program arsitek masuk kampung. Kita coba ajak perguruan tinggi untuk berperan serta dengan misalnya mengusulkan kegiatan KKN yang temanya tematik. Tidak hanya arsitek tetapi juga bidang pengembangan infrastruktur, sosial, dan ekonomi,” ujarnya.

Ia berpendapat, kampung tematik artinya pemerdayaan dimana masyarakatnya harus lebih kreatif. Dengan demikian  arsitek yang diterjunkan akan mempunyai peran untuk menggugah masyarakatnya agar mau memberdayakan diri. “Semarang akan semakin hebat jika masyarakatnya berdaya,“ pungkasnya.