• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Walikota Hendi, Siap Berikan Bunga 3% "Paling Rendah'' untuk UMKM

 11-01-2017 08:45 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 277 kali Berita Kota
Pengangguran serta kemiskinan adalah menjadi salah satu masalah yang timbul seiring berkembangnya sebuah kota di Indonesia, untuk kota Semarang berdasarkan data BPS mengacu pada Basis Pemutahiran Data Terpadu (BPDT) th 2015 jumlah rumah tangga miskin ada sekitar 77.978 rumah tangga miskin ( RTM) atau berkisar 5 % dari total penduduk .  Untuk itu kepala daerah dituntut untuk dapat melakukan penanganan konkrit agar masalah tersebut tak menimbulkan masalah baru seperti meningkatnya wilayah kumuh dan kriminalitas. Salah satu penanganan masalah tersebut dapat dilakukan untuk mendorong tumbuhnya wirasusahawan atau pelaku UMKM. Jumlah binaan UMKM berdasarkan data pada Dinas Koperasi dan UMKM kota Semarang mencapai 11.692 unit sedangkan tenaga kerja yang diserap oleh UMKM mencapai 19. 042 orang .
 
Atas dasar hal tersebut, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi kini bersiap untuk meluncurkan pinjaman modal usaha dengan bunga paling rendah yaitu hanya 3%. Jumlah pinjaman yang disiapkan pun tak tanggung-tanggung hingga 50 Juta rupiah. Tak hanya itu, untuk pinjaman hingga 5 juta, pelaku UMKM tidak perlu pusing menyerahkan agunan untuk meminjam uang. Waktu yang ditetapkan untuk pelaku UMKM melakukan angsuranpun relatif lama, yaitu 2 tahun. Untuk mengakses intrument pinjaman bunga rendah ini, masyarakat bisa langsung mencari informasi di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang.
 
Program pinjaman bunga rendah ini seakan menyempurnakan program Kampung Tematik yang lebih dulu dirintis walikota Semarang, Hendrar Prihadi, di tahun 2016 lalu. Melalui program pinjaman bunga rendah ini, Walikota yang akrab disapa Hendi ini berharap, pelaku UMKM pada masing-masing Kampung Tematik di Kota Semarang dapat lebih berkembang dengan adanya tambahan modal usaha. 
 
"Keterbatasan modal menjadi salah satu hambatan masyarakat untuk mengembangkan usaha, sehingga pinjaman dengan bunga rendah ini menjadi salah satu solusi yang kami tawarkan ke masyarakat", jelasHendi. "Harapan saya dengan berkembangnya usaha-usaha di Kota Semarang, akan ada semakin banyak lapangan kerja yang tersedia dan tidak menutup kemungkinan memacu lahirnya wirausahawan-wirausahan baru", tambah Hendi.