• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Launching Armada BRT Koridor I, Walikota Minta Pelayanan Ditingkatkan

 12-01-2017 14:14 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 184 kali Berita Kota
Walikota Semarang melaunching sebanyak  25 unit Bus Rapid Transit (BRT) untuk peremajaan armada BRT Koridor I rute Mangkang – Penggaron di depan Balaikota Semarang Jl. Pemuda No. 148 Semarang, Kamis (12/01).
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Tri Wibowo menyebutkan bahwa selama ini BRT telah berkembang menjadi 4 koridor yang mana di tahun 2017 ini akan ditambah 2 koridor yaitu koridor 5 dan 6 yang mana masing-masing.

“Dilihat dari data pengguna BRT, animo masyarakat sangat besar terhadap BRT sebagai sarana transportasi. Per hari terangkut sebanyak rata-rata 21.000 penumpang yang artinya BRT ini dapat menggeser penggunaan kendaraan pribadi,” ujarnya.
Dari evaluasi yang dilakukan oleh Kementrian Perhubungan, Pemkot Semarang dinilai baik dalam mengelola transportasi karena BRT ini mengedepankan servis bukan provit oriented. “Selain itu tarif BRT sebsar 3.500 untuk umum dan 1.000 untuk pelajar dianggap tarif termurah seIndonesia,” tambahnya.
Agar pengelolaan transportasi di Kota Semarang berjalan baik pemerintah pusat memberikan bantuan sebanyak 25 unit bus besar dan 25 bus sedang, serta pemerintah provinsi yang member bantuan sebanyak 8 unit bus besar, dan 7 unit bus sedang dengan total 65 unit dimana 25 bus digunakan untuk menggantikan armada BRT Koridor I yang telah 8 tahun beroperasi. Sedangkan sisanya akan dipergunakan untuk koridor 5 dan 6 yang ditargetkan tahun 2017 ini beroperasi.

Pihaknya berharap bus baru tersebut dapat meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dan menjadikan BRT sebagai alat transportasi yang handal, aman, nyaman dan murah bagi masyarakat.
Usai melaunching BRT, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengevalusasi kinerja pengelola BRT yang dirasa mengalami penurutan dilihat dari menurunnya jumlah penumpang dari semula 8 juta hingga menjadi 7,7 juta penumpang per tahun.

“Pembenahan harus segera ditingkatkan kembali baik dari layanan petugas, perbaikan pemeliharaan armada sampai teguran bahkan pemberhentian supir yang ugal-ugalan. Selain itu interval kedatangan bus juga mesti diperhatikan guna meningkatkan kenyamanan pengguna BRT,” tegasnya.
Diakhir Walikota berharap peluncuran armada BRT kali ini dapat mendukung peningkatan pariwisata di Kota Semarang yang dianggap sebagai 5 kota yang pariwisatanya sedang bergeliat.

 “Semua perbaikan dan pembenahan tersebut harus dilakukan oleh seluruh petugas dan pengelola BRT. Jika ada komplain dari masyarakat terima, koreksi dan perbaiki. Masyarakat adalah raja, kalo citra BRT jelek bukan hanya pemerintah yang malu tetapi pada kru BRT yang bersinggungan secara langsung dengan penumpang juga akan kehilangan rejeki, maka mari bersama-sama benahi dan kelola dengan baik,” pungkasnya