• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Berita Kota

Kartu Tani, Permudah Petani Dapatkan Pupuk Bersubsidi

 12-01-2017 14:43 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 232 kali Berita Kota
Kamis (12/1) Pemerintah kembali melakukan inovasi dengan melaunching Kartu Tani dengan bekerjasama dengan salah satu Bank BUMN di Gedung Balaikota. Kartu tersebut diluncurkan guna memudahkan para petani untuk melakukan pendataan terkait penerimaan pupuk bersubidi.

Usai melaunching kartu aplikasi tersebut, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Semarang tentu mendukung dan menyambut positif inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah.
“Karena melalui aplikasi tersebut para petani dapat memperoleh kepastian ketersediaan sarana produksi pertanian (saprotan) bersubsidi/non-subsidi, lebih khusus pupuk bersubsidi dan memperoleh kemudahan akses pembiayaan bank BUMN melalui skema kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga terjangkau, dan difasilitasi kemudahan sertifikasi tanah melalui skema Prona dari Badan Pertanahan Nasional (BPN),” ujarnya.

Selain itu, tambah Walikota dengan kartu ini petani juga dipastikan memperoleh kemudahan subsidi dari program-program yang dijalankan Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Kementerian Sosial dan kemudahan penjualan hasil panen oleh Bulog tanpa perantara, dan juga kemudahan penerimaan pembayaran hasil panen dari off taker.

Kartu tani ini juga dimaksudkan untuk mengedukasi sedulur-sedulur petani supaya lebih ‘melek’ keuangan karena terintegrasi dengan perbankan. Dari sini mudah-mudahan tumbuh budaya menabung dan tidak konsumtif setelah menerima pembayaran hasil panen;
Walikota menandaskan bahwa Kota Semarang ini unik. Meski disebut sebagai kota metropolitan tetapi Semarang masih memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang masuk dalam wilayah konservasi utamanya untuk penyerapan air. Luas lahan pertanian di Kota Semarang yaitu 12.803,56 Ha, dengan rincian sawah seluas 3.706,90 Ha, tegalan/kebun selauas 7.559,77 Ha, ladang seluas 706,39 Ha dan perkebunan 830,50 Ha
Dengan jumlah petani 1.433 yang tergabung dalam 78 Poktan dan 24 Gapoktan yang tersebar di 9 Wilayah Kecamatan, keberadaan Kartu Tani tentunya akan sangat dibutuhkan dan membantu sedulur-sedulur petani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup.

“Dulu pupuk bersubsidi ini selalu menjadi rebutan. Dengan kartu ini para petani dipastikan mendapat pupuk dengan harga murah. Artinya ada kepastian, kenyamanan, jaminan harga bagi mereka,” ujarnya.
Pihaknya optimis dengan penggunaan Kartu Tani untuk penyaluran Pupuk Bersubsidi yang tepat sasaran.
“Saya berharap sebanyak 1433 petani yang memiliki lahan sawah ini dapat mengelola sawahnya dengan baik. Dengan demikian maka akan membantu meningkatkan produktifitas pertanian yang pada akhirnya akan berimbas pada peningkatan kesejahteraan petani khususnya di Kota Semarang,” pungkasnya. (wulan)